Pulau Besing Jadi Wisata Bekantan?

 

GUNUNG TABUR – Hutan di Pulau Besing saat ini menjadi salah satu tempat yang diminati oleh bekantan untuk tempat tinggal. Melihat populasi bekantan yang cukup banyak, Kepala Kampung Pulau Besing, Harsono menilai jika hal ini berpotensi menjadi salah satu tempat pariwisata.

"Beberapa tahun terakhir sudah ada yang melakukan kunjungan ke daerah kita untuk melihat populasi bekantan di sini, dan ini menurut mereka sangat menarik," ungkapnya kepada beraunews.com, Selasa (12/09/2017).
 
Dikatakannya, beberapa waktu lalu, pihaknya sempat mendapat kesempatan untuk mengembangkan potensi kehidupan liar bekantan ini, dengan adanya rencana bantuan dari pihak ketiga. Namun karena keterlambatan data, maka terpaksa diundur.
 
"Ada pihak ketiga yang mau bantu, cuma karena kita terlambat makanya diundur, padahal mereka punya konsep untuk ini," bebernya.
 
BACA JUGA : Wabup : Bekantan di Pulau Besing Lebih Banyak Dibanding Tarakan
 
Harsono menambahkan, jika memang rencana tersebut benar-benar berjalan, diperkirakan pihaknya mengutamakan pembuatan akses jalan berupa jembatan untuk wisatawan berkeliling melihat bekantan yang ada. Namun, sebelumnya lebih diutamakan untuk menjinakkan hewan-hewan liar ini.
 
"Bekantannya ini kan masih liar. Kalau mau kita utamakan menjinakkan dulu, jadi setidaknya ada program untuk mewujudkannya," lanjutnya.
 
Ditemui terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Mappasikra Mappaseleng menjelaskan, jika memang Pulau Besing memiliki potensi untuk wisata bekantan. Namun memang saat ini belum ada penganggaraan untuk memprogram hal tersebut. Pihak kampung, bisa saja mengembangkannya menggunakan Alokasi Dana Kampung (ADK).
 
"Bukan hanya itu, pihak kampung juga bisa gandeng perusahaan yang ada di sekitar kampung atau wilayah di sana untuk melakukan pembinaan, dan itu mungkin salah satu langkah yang bisa diambil," pungkasnya.(bnc)
 
Wartawan: Dedy Warseto/Editor: Rita Amelia