Tak Ada Pengusiran Agen Wisata Melalui Jalur Laut

 

TALISAYAN- Beredar informasi agen pariwisata yang melalui jalur laut dari Derawan maupun Kaltara tidak diperkenankan oleh Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Talisayan, merapat ke sejumlah bagan nelayan untuk melihat objek wisata hiu paus yang berada di sekitar perairan Talisayan.

Hal itu dibantah oleh Ketua BUMK Kampung Talisayan, Khairil. Ia mengatakan, pihaknya sejauh ini belum melakukan tindakan apapun terhadap sejumlah agen wisata yang melalui jalur laut.

"Sejauh ini kita belum melakukan tindakan. Memang kita ada rencana agar agen wisata baik melalui darat maupun laut, harus satu pintu, yakni melalui BUMK, itu memang ada. Tapi harus menunggu peraturan kampung (perkam) dulu, sementara saat ini kan perkamnya belum ada, jadi kita belum punya hak untuk melakukan pelarangan," jelasnya saat dihubungi beraunews.com, Sabtu (26/08/2017).

Menurutnya, jika hal itu benar terjadi tindakan "pengusiran" pihaknya mengatakan, itu bisa saja dilakukan oleh pihak nelayan bagan. Sebab kata dia, pihaknya juga mendapat informasi bahwa sejumlan agen pariwisata yang datang tidak melakukan izin ke pihak bagan. Sehingga menimbulkan reaksi negatif oleh pihak pemilik bagan.

Apalagi tambah dia, pihaknya telah bekerja sama dengan pemilik bagan. Sehingga pengunjung yang datang melihat hiu paus setidaknya telah diketahui oleh pihak BUMK.

"Memang sempat ada pemilik bagan bilang ke kami, bahwa ada agen pariwisata entah dari mana, singgah ke bagan tanpa permisi. Mungkin kesal, maka pemilik bagan itu meminta kepada pihak agen untuk pulang, apalagi kedatangannya tidak melalui BUMK," ujarnya.

 

Kembali ditegaskannya, pihaknya belum pernah melakukan tindakan pengusiran kepada agen wisata manapun. Kendati demikian, pihaknya tetap meminta semua agen wisata kooperatif. Jika ingin melihat hiu paus, diharapkannya dapat melalui BUMK selaku pihak pengelola.

"Jadi tindakan pengusiran itu tidak dilakukan oleh pihak kami. Tetapi setidaknya, jika hendak berkunjung ada pemberitahuan ke BUMK, dan pamit baik-baik kepada pemilik bagan agar insiden yang tidak mengenakkan, tidak terjadi," tandasnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: Rita Amelia