Kadisbudpar Akui Masih Kurangnya Informasi ke Wisatawan

 

TANJUNG REDEB- Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Mappasikra Mapaselleng mengakui, jika di Pulau Maratua masih minim informasi wisata yang disampaikan kepada wisatawan.

Hal ini dibuktikan dengan adanya turis yang sempat bingung mencari tempat atau rumah makan yang menyajikan lobster, padahal para turis tersebut sedang ingin menikmati menu tersebut.

"Memang kita akui masih belum banyak informasi yang disampaikan kepada wisatawan. Tadi saya ketemu dengan wisatawan asing yang ingin makan lobster tapi bingung cari dimana," ungkapnya kepada beraunews.com, Kamis (17/08/2017).

Dikatakannya, terkait tempat penjualan menu makanan berbahan dasar lobster sendiri sebenarnya menjadi peluang bagi masyarakat. Masyarakat boleh saja membuka rumah makan dan menjual berbagai macam menu.

"Ini peluang buat masyarakat. Wisawatan tidak hanya ingin makan di resort yang mereka tempati, kadang mereka juga ingin mencari sesuatu di luar resort," katanya.

Pria yang akrab disapa Sikra ini juga menjelaskan, jika masyarakat harus tetap menjaga kualitas dan kelayakan kondisi pulau. Sehingga, wisatawan juga merasakan suasana yang nyaman saat menyantap hidangan.

"Intinya kualitas juga perlu dijaga dan juga kelayakan tempat. Khususnya area yang menghadap dengan pantai," ucapnya.

Terkait perijinan sendiri, Sikra mengatakan, jika masyarakat bisa membangun terlebih dahulu sambil perlahan melakukan proses perijinan.

"Bikin saja dulu, yang penting kualitas dan kelayakannya. Entah apakah nanti ada bimbingan dari resort atau seperti apa, yang jelas nanti kita akan koordinasikan," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia