Kepala Bandara Kalimarau : Kalau Dinilai Ilegal, Kami Minta Maaf dan Akan Mencopot Semua Foto Pajangan

 

 

TANJUNG REDEB – Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau, Bambang Hartato, menyampaikan permohonan maaf atas beberapa foto pajangan guna promosi pariwisata di Bandar Udara Kalimarau, yang dinilai ilegal.

Dikatakannya, pemajangan foto-foto destinasi wisata Berau tersebut murni sebagai bentuk upaya pihaknya dalam mempromosikan pariwisata Berau, baik ditingkat nasional maupun mancanegara.
 
“Pertama, terkait dengan pemasangan foto destinasi pariwisata yang dianggap ilegal atau salah, saya atas nama pribadi dan organisasi meminta maaf jika kurang berkenan terhadap pihak lain. Namun apa yang kami lakukan itu, tidak ada unsur kesengajaan atau mengkomersilkan, melainkan total untuk mengenalkan objek pariwisata yang dimiliki Berau agar lebih dikenal publik,” jelasnya kepada beraunews.com, Rabu (09/08/2017).
 
BACA JUGA : Foto Pajangan Pariwisata di Bandara Kalimarau Dinilai Ilegal, Kenapa Ya???
 
Pemajangan foto-foto pariwisata tersebut, diakuinya juga telah dikoordinasikan dengan pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau.
 
“Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak Disbudpar dan rekan-rekan jurnalis Berau terkait informasi wisata itu, dan itu mutlak Bandara tanpa ada bantuan-bantuan dari instansi manapun, atas inisiatif itu tak lain hanya ingin mengenalkan wisata Berau dan tidak ada unsur komersilnya,” jelasnya.
 
BACA JUGA : Soal Foto yang Dipajang Di Bandara Kalimarau, Ini Kata Disbudpar Berau
 
Untuk menghindari kesalahpahaman dari pihak-pihak tertentu, dikatakan Bambang, pihaknya saat ini dalam proses melepaskan seluruh foto-foto pariwisata yang dipajang di Bandar Udara Kalimarau.
 
“Namun kalau itu dianggap salah dan keliru ya tidak mengapa, kami akan mencopot semua foto-foto wisata agar tidak salah menurut pandangan hukum,” tandasnya.(bnc)
 
Wartawan: Marta/Editor: Rita Amelia