Pengembangan Pramuwisata Lokal Bakal Direalisasikan

 

TANJUNG REDEB – Kamis (15/06/2017), Kepala Departemen Pendidikan dan Pelatihan DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), Awang Mohammad Jumri Syafi’i dan Humas DPD HPI Kaltim, Indra Hadi bertandang  ke Berau dengan tujuan untuk mensupport HPI DPC Berau yang dikabarkan telah sekian lama vakum.

“Kami datang langsung ke Berau untuk mendengar langsung permasalahan apa yang ada di HPI DPC Berau sendiri,” ucap Humas DPD HPI, Kaltim Indra Hadi kepada beraunews.com.

Diungkapkan Indra Hadi melalui meeting yang dilaksanakan bersama dengan DPC Berau dan KNPI bahwa ke depannya kepramuwisataan HPI DPC Berau akan dibuat semacam regulasi, yang tujuannya adalah untuk memfilter para pemandu-pemandu yang dari luar Berau sehingga HPI DPC Berau sendiri yang tadinya jarang mendapatkan aktivitas, diharapkan ke depannya bisa kembali aktif.

“Kita juga telah sepakat dengan Kepala Dinas Pariwisata untuk dibikin semacam pelatihan-pelatihan untuk peningkatan SDM,” imbuhnya.

Dikatakan Indra Hadi juga, setiap wisatan yang datang wajib menggunakan jasa pramuwisata lokal. Diungkapkannya juga bahwa sistem semacam ini telah diberlakukan oleh DPD Bali dan Lombok. Selain itu misi yang disampaikan oleh Kepala Departemen Pendidikan dan Pelatihan DPD HPI Awang Mohammad Jumri Syafi’I adalah untuk melakukan peningkatan penangan mutu SDM.

“Sesuai dengan AD/ART dan Peraturan Organisasi di situ telah dikatakan bahwa seorang pemandu wisata paling tidak memiliki minimal 1 dan maksimal 3 penguasaan bahasa asing. Ke depannya kita dibantu oleh KNPI Berau dan Dinas Priwisata untuk merevitalisasi dan konsolidasi, mereposisi posisi fungsi dan peran DPC HPI Berau ke depannya,” katanya.

Sementara itu, dikatakan Ketua HPI DPC Berau Henry Rizal Kambuno, tujuan HPI DPC Berau sendiri untuk melakukan kesinergitasan dengan Disbudpar agar jika ada program-program dari HPI sendiri dapat tercover dan juga untuk meningkatkan kualitas SDM Pramuwisata yang ada di Berau.

Dikatakan HPI DPC Berau sempat vakum karena adanya kesibukan masing-masing sehingga organisasi agak sedikit tidak terurus.

“Langkah kami ke depannya untuk mensolidkan lagi para pengurus-pengurus HPI DPC Berau serta menggabungkan program kita dengan KNPI dan Kadisbudpar jadi ibaratnya bisa dapat maju bersama, dan meningkatkan dan mensukseskan SDM khususnya pemandu,” ucapnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau Mappasikra Mappaseleng pun merespon dengan baik kedatangan HPI tersebut.

 

“Sebetulnya kan HPI ini berperan sangat besar di dalam menghidupkan dunia pariwisata di Kabupaten Berau, sebab posisi pramuwisata dia kan selalu berdekatan dengan para wisatawan, pramuwisata tidak hanya sekedar menemani tetapi mereka juga wajib memilik suatu wawasan yang bisa menginformasikan destinasi wisata yang akan mereka kunjungi, dan organisasi ini kita harapkan nanti bisa menghidupkan kembali dan kita bnagun kerja sama kembali dan akan berdampak kepada semakin banyaknya para wisatawan yang akan datang berkunjung ke Berau,” terangnya.

Dikatakannya juga dalam waktu-waktu mendatang bisa saja ini menjadi tantangan bagi HPI untuk menggalang semua anggotanya serta stakeholder yang ada.

“Bisa saja melewati pelatihan, apakah kita yang menyelenggarakan atau HPI sendiri yang melakukan penyelenggarakan tersebut, ataupun kerja sama dalam hal bagaimana mengajak wisatawan untuk memanfaatkan keberadaan HPI yang berada di daerah. Harapan saya segera mungkin mengambil peran aktif di dalam membangun pariwisata di daerah, sebab mereka kan rata-rata masih berusia muda sehingga kerja menjadi tantangan yang baru untuk mereka apalagi untuk pembangunan pariwisata di daerah,” tutupnya.(bnc)

Wartawan: Miko Gusti Nanda/Editor: R. Amelia