Gambar Pulau Derawan di Pecahan Rp20 Ribu Berikan Dampak Positif Bagi Pariwisata Berau

TANJUNG REDEB – Siapa yang tidak kenal Pulau Derawan di Kecamatan Pulau Derawan? Destinasi wisata yang menjadi andalan pemerintah Kabupaten Berau dalam menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Terlebih dengan adanya gambar pulau derawan di pecahan uang Rp20 ribu terbaru, membuat pamor pulau Derawan semakin meningkat. Bahkan, menjadi salah satu objek wisata yang banyak dikunjungi, khususnya setiap libur nasional.

Pulau Derawan merupakan satu-satunya pulau yang dianggap sebagai Bali kecil, dan tak jarang membuat wisatawan yang belum pernah berkunjung ke sana merasa penasaran. Tak heran, jika Bank Indonesia (BI) mengabadikan potret landscape pulau Derawan di uang pecahan Rp20 ribu tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau, Mappasikra Mappaseleng saat dihubungi, Jumat (16/06/2017), menyampaikan, adanya gambar Pulau Derawan di pecahan Rp20 ribu berdampak sangat positif bagi objek wisata yang ada di Kabupaten Berau, khususnya pulau Derawan itu sendiri.

Sebab lanjut dia, dengan adanya gambar Derawan di pecahan tersebut, jumlah pengunjung yang datang terus meningkat.

“Bagi mereka yang belum melihat gambar asli Derawan di pecahan uang itu, mereka akan penasaran dan akan berkunjung. Dan memang jumlah pengunjung setiap libur nasional atau libur kerja selalu meningkat. Kami juga terus berupaya meningkatkan fasilitas pendukung di sana, termasuk memberdayakan masyarakat setempat," ungkapnya.

Namun, ia mengatakan pulau Derawan bukanlah satu-satunya andalan Pemkab Berau dalam mendongkrak PAD di sektor pariwisata bahari. Ia mengakui, sejauh ini memang hanya pulau Derawan yang paling dikenal masyarakat luas. Padahal masih banyak pulau lainnya yang tidak kalah indah, seperti Pulau Sangalaki, Maratua, Kakaban, serta masih banyak objek wisata alam lainnya yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi.

Mappasikra menjelaskan, meskipun baru Derawan yang terdapat di pecahan rupiah, namun pendamping wisata atau Tour Guide bisa memanfaatkannya dengan mempromosikan tempat wisata lain, seperti Biduk-Biduk, Maratua dan tempat-tempat lainnya.

“Perannya di sini bukan hanya kami (Disbudpar-red), namun juga Tour Guide juga wajib memperkenalkan destinasi wisata lainnya baik itu di sektor bahari, maupun wisata alamnya. Tour Guide juga wajib mengetahui wisata apa saja yang populer dikunjungi wisatawan selain pulau Derawan," bebernya.

Disinggung mengenai adanya agen travel dari Tarakan yang menawarkan harga lebih murah, Mappasikra menganggap hal tersebut sudah biasa terjadi. Akan tetapi kata dia, semua itu tergantung dari bagaimana travel yang ada di Berau bisa lebih kreatif untuk menarik pelanggan, baik dari segi pelayanan, harga dan juga jasa asuransi yang ditawarkan.

"Persaingan antara agen travel itu biasa. Namun bagaimana caranya agar para agen travel di sini bisa lebih kreatif dalam menarik wisatawan dengan paket wisata murah mialnya, namun tetap aman,” tandasnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: R. Amelia