Mau Lihat Hiu Tutul, Harus Lewat Talisayan

 

TALISAYAN – Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Mandiri Talisayan akan memberlakukan sistem satu pintu, guna menghindari kecurangan dari travel atau agen perjalanan luar Berau, yang hendak melakukan wisata melihat hiu tutul (Whale Shark). Jadi, semua pengunjung atau agen perjalanan liburan yang berkunjung, wajib melalui Kecamatan Talisayan.

Hal itu disampaikan Ketua BUMK, Hairil. Dikatakannya, dilakukannya hal tersebut, bukan untuk mempersulit wisatawan yang hendak berkunjung ke Talisayan untuk melihat salah satu jenis hiu terbesar di dunia tersebut. Melainkan, untuk memaksimalkan pengelolaan wisatawan serta pendataan kunjungan warga yang datang.

Disamping pendataan, hal itu juga akan berdampak positif bagi masyarakat Talisayan. Sebab, dengan diberlakukannya kunjungan berbasis sistem satu pintu, perputaran ekonomi masyarakat di Talisayan secara tidak langsung akan meningkat dengan kedatangan tamu. Bahkan, wacana itu akan ditindaklanjuti ke Pemkab Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar). Agar wacana tersebut dapat dilaksanakan secara maksimal.

“Ini yang tengah kita susun programnya. Kalau ini berjalan, berapa kunjungan setiap tahunnya dapat kita ketahui, sekaligus bahan perbandingan jumlah pengunjung kita setiap tahun juga. Kalau misalnya ada pengurangan kunjungan, kita bisa evaluasi apa yang perlu kita benahi,” katanya kepada beraunews.com, Selasa (09/05/2017).

Disamping itu, pengunjung juga wajib mengikuti aturan-aturan yang dibuat oleh BUMK Talisayan. Misalnya, saat berada dikapal menuju spot wisata, wajib menggunakan life jacket, tidak menyentuh tubuh hiu paus saat tengah berinteraksi, dan mematikan mesin kapal saat berada dilokasi hiu.

Menurutnya, hal itu penting untuk mengantisipasi atau meminimalisir hal yang tidak diinginkan yang dapat menimpa pengunjung. Apalagi, selain kesenangan, pihaknya juga mengutamakan keselamatan, karena hal tersebut merupakan modal utama dalam promosi objek wisata.

"Ini juga yang kita jaga, agar apa yang sudah kita lakukan untuk pengembangan wisata di sini tidak sia-sia," tandasnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: R. Amelia