Lokasi Wisata Berau Belum Semuanya Perhatikan Edukasi

 

TANJUNG REDEB–Pengembang wisata bukan hanya membangun sarana dan prasarana penunjang melainkan juga harus memikirkan aspek pendidikan untuk masyarakat, tujuannya tidak lain untuk mengembangkan SDM yang berada di sekitar lokasi destinasi wisata.

Melihat kondisi Kabupaten Berau yang sejauh ini fokus pada sektor pariwisata, sudah menjadi kewajiban pengembang, dalam hal ini pemerintah untuk memperhatikan aspek pendidikan di daerah yang menjadi tempat pariwisata guna membimbing dan mengarahkan masyarakat menuju kesejahteraan.

Hal itu mendapat tanggapan dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau (Disbudpar), Mappasikra Mappaseleng. Dikatakannya, pada prinsipnya semua lokasi pariwisata di Berau sudah melihat aspek pendidikan, akan tetapi belum semua destinasi, dikarenakan masih baru dan berbagai macam problem lainnya.

BACA JUGA : Pengembangan Pariwisata Harus Perhatikan Aspek Pendidikan

“Misalnya di Pulau Derawan, di sana sudah dibentuk yang namanya kelompok sadar wisata (pokdarwis), yang pesertanya dari masyarakat lokal yang kita bina untuk bagaimana mereka bisa menciptakan hasil-hasil kerajinan,” ungkapnya saat dihubungi beraunews.com, via whatssapp, Senin (08/05/2017).

Ia juga menambahkan, aspek pariwisata pendidikan juga merupakan visi dan misi Bupati dan wakilnya, yang mana ada sinergi antara instansi di lingkup pemerintahan Kabupaten Berau, guna kemajuan pariwisata daerah.

“Termasuk aparat di kampung, juga sudah berjalan komunikasi terkait masalah ini dan mereka menyambut baik,” pungkasnya.

Dalam capaiannya, jika pengelola pariwisata membangun aspek pendidikan, sebaiknya masyarakat mendapakan keuntungan lebih antara lain, kesejahteraan meningkat, dan roda prekonomian terus berkembang.(bnc)

Wartawan: Rama Sihotang/Editor: R. Amelia