Pokdarwis Juga Bisa Jadi Manajemen Pengelolaan Sampah Destinasi Wisata

 

TANJUNG REDEB – Kebersihan destinasi wisata menjadi tolak ukur wisatawan,  merasa nyaman atau tidak selama berkunjung. Tetapi, untuk di Berau sendiri ternyata masalah kebersihan ini masih menjadi momok. Bahkan, tidak sedikit wisatawan lokal maupun asing, yang mengeluhkan hal ini.

Masalah yang sudah bukan menjadi rahasia umum lagi ini, memang harus segera ditangani, terlebih dengan gencarnya promosi wisata Berau saat ini. Jangan sampai karena hal ini, wisatawan justru mulai berpikir ulang seribu kali untuk mengunjungi Berau atau berkunjung kembali ke sini. Oleh karena itu, memang sangat diperlukan manajemen pengelolaan sampah. Terkait hal ini, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau,  Mappasikra Mappaseleng angkat bicara.

“Disbudpar sudah membentuk kelompok masyarakat sadar wisata (Pokdarwis), yang merupakan kepanjangan tangan kami (Disbudpar-red), dimana Pokdarwis ini sangat membantu, dan tugas dari mereka salah satunya juga adalah terkait sampah di destinasi wisata Berau,” terangnya kepada beraunews.com, Rabu (12/04/2017).

Selain itu, Sikra (sapaan akrabnya) juga menjelaskan kondisi di lapangan saat ini memang susah untuk ditangani.

“Sampai saat ini memang kondisi di lapangan seperti itu, ada yang membuang sampah sembarangan, terlebih wisatawan yang kurang sadar kebersihan,” ungkapnya.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk berperan aktif, menjaga lingkungannya.  Karena kalau tidak, masyarakat sendiri yang akan merasakan dampak buruknya nanti, yakni akan dicap jelek oleh wisatawan,” tutupnya.(bnc)

Wartawan: Rama Sihotang/Editor: R. Amelia