Objek Wisata Berau Luar Biasa, Jalannya ‘Luar Binasa’

 

BIDUK-BIDUK – Tingginya nilai objek wisata yang dimiliki Kabupaten Berau, tentu saja menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Berau. Pasalnya, selain satu-satunya kabupaten yang memiliki objek wisata terlengkap di Kalimantan Timur, di sisi lain, Berau juga memiliki sejumlah objek wisata yang tidak dimiliki oleh daerah lain di Indonesia.

Hanya saja, kebanggaan tersebut tidak sepenuhnya diimbangi dengan akses jalan menuju ke objek wisata yang amat berharga itu. Karena, hingga kini akses jalan yang menjadi fasilitas utama masih amat sangat memperihatinkan.

Kondisi ini pun kerap menuai keluhan dari masyarakat yang datang berkunjung. Misalnya saja, untuk menuju Labuan Cermin yang ada di Kampung Biduk-Biduk Kecamatan Biduk-Biduk, tak sedikit pengunjung yang mengeluh dengan akses jalan menuju wilayah Pesisir Selatan Berau itu. Bahkan, kepulauan Derawan juga tak luput dari keluhan pengunjung karena akses jalan yang juga banyak mengalami kerusakan.

Seperti yang diungkapkan sekretaris kampung Tanjung Perepat Kecamatan Biduk-Biduk, Asril. Ia mengatakan, semestinya dengan keindahan wisata Berau yang digaungkan kemana-mana, juga harus diimbangi dengan akses jalan yang memadai. Sebab kata dia, tak sedikit masyarakat atau wisatawan yang berkunjung melalui jalur darat, selalu mempersoalkan atau mengeluhkan akses jalan itu.

"Seharusnya yang diutamakan adalah pembenahan akses jalan. Karena, kita sendiri sudah merasakan bagaimana jalan menuju pesisir," ungkapnya pada beraunews.com, Selasa (04/04/2017).

Menurut mantan sekretaris Kampung Biduk-Biduk ini, kondisi jalan menuju pesisir selatan Berau atau wilayah lain yang juga mengalami kerusakan, perbaikannya dilakukan berlarut-larut. Ini yang dikhawatirkan karena nantinya pengunjung atau wisatawan akan berfikir ulang untuk kembali berwisata. Pasalnya, selain mengganggu pengendara, kerusakanya juga berpotensi membahayakan. Sebab, selain berlubang, sejumlah titik jalan juga mengalami longsor.

"Ya, itu sudah pasti berpengaruh. Karena kalau jalannya parah, orang pasti berpikir dua kali sebelum kembali ke tempat wisata yang sama," bebernya.

Dirinya pun berharap kepada pemerintah berwenang, agar akses jalan menuju pesisir selatan dapat segera teratasi. Dengan maksimalnya akses jalan, secara tidak langsung juga akan berdampak pada peningkatan objek pariwisata yang ada di wilayah pesisir selatan Berau, serta kesejahteraan masyarakat.

"Kita berharap, instansi terkait segera memperbaiki akses menuju wilayah lokasi wisata pesisir selatan. Utamanya, jalan dari ibukota kabupaten, menuju kecamatan yang paling ujung, yakni Kecamatan Biduk-Biduk. Semoga saja harapan kami bukan tinggal harapan lagi," harapnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: R. Amelia