Kadisbudpar : Kami Akan Imbau Pihak Resort Menurunkan Tarif

TANJUNG REDEB – Menanggapi tindakan pemilik resort yang memberlakukan tarif masuk cukup tinggi di beberapa lokasi di destinasi pulau wisata yang ada di Berau, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Mappasikra Mappaseleng, akan menyampaikan imbauan lisan dan tertulis kepada pihak bersangkutan.

Imbauan tersebut yakni agar para pemilik resort tidak mematok tarif masuk terlalu tinggi kepada para wisatawan yang datang, untuk mengabadikan momen dan sekadar melihat-lihat suasana sekitar. Hal itu dilakukannya agar kunjungan wisatawan tidak menurun akibat banyaknya anggapan yang mengatakan wisata di daerah Berau terlalu banyak pungutan.

“Kalau terkait dengan pungutan dalam kawasan resort, memang pihak kami tidak punya kewenangan untuk mengatur. Kami hanya bisa mengimbau dan menyarankan kepada pihak resort agar nilai atau tarif yang dipatok tidak memberatkan. Sejauh ini, kita sudah sampaikan imbauan tersebut secara lisan,” ujarnya kepada beraunews.com, Kamis (23/03/2017).

BACA JUGA : Setiap Daerah Perlu Miliki Pusat Rehabilitasi Penyalahguna Narkoba

Selain untuk mempertahankan kunjungan wisatawan, hal itu juga diakuinya sebagai bentuk kepedulian Disbudpar kepada pihak resort agar kemudian tidak sepi kunjungan wisatawan.

“Kalau wisatawan sudah banyak yang komplain terkait tarif, apalagi itu wisatawan dari luar, pasti akan mempengaruhi kunjungan selanjutnya. Walaupun terlihat sepele, namun hal ini memang harus kita perhatikan demi terjaganya tingkat kunjungan wisatawan di daerah kita,” ucapnya.

Tak hanya itu, ia juga menyarankan kepada para pemilik speedboat pengangkut wisatawan yang tidak menginap di resort, untuk tidak menginapkan speedboat di resort manapun saat membawa wisatawan.

“Speedboat yang ditumpangi wisatawan yang tidak menginap di resort, baiknya disinggahkan di dermaga kampung, misalnya di Bohe Bukut, Maratua,” tandasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia