Khoi : Pemuda Harus Bangun Kepedulian Terhadap Sampah di Objek Wisata Berau

 

TANJUNG REDEB – Satu hal yang menjadi perhatian Ketua DPD KNPI Kaltim, Khairudin, saat mengunjungi objek wisata Berau ialah masalah kebersihan yang masih jauh dari harapan.

Pasalnya, saat mengunjungi beberapa destinasi wisata seperti Pulau Derawan, Maratua dan Kakaban, bersama Calon Gubernur Kaltim, Rita Widyasari, dan rombongan Partai Golkar beberapa waktu lalu, menurutnya masih banyak sampah seperti bekas botol minuman, plastik, hingga sampah rumah tangga lainnya yang mengotori beberapa titik di objek wisata tersebut.

Hal itu dikatakannya dapat menurunkan nilai pariwisata Berau di mata wisatawan asing. Sehingga untuk menyiasati hal tersebut, ia mengajak khususnya kepada generasi muda dan masyarakat setempat untuk membuat gerakan moral membersihkan sampah di objek wisata.

“Berau sudah punya semua hal yang dapat menunjang pariwisata. Tapi ada satu hal yang harus diperhatikan dan masih menjadi PR besar bagi masyarakatnya, yakni tentang kebersihan. Sampah yang ada di objek wisata tidak bisa dipungkiri, sangat mengkhawatirkan,” ujar pria yang akrab disapa Khoi itu saat silaturahim dengan DPD KNPI Berau baru-baru ini di pandopo rumah jabatan Bupati Berau.

BACA JUGA : Khoi : Berau Masih Minim Pusat Informasi Seputar Objek Wisata

Kekhawatirannya terhadap sampah yang mengotori objek wisata tersebut mendorongnya untuk membangunkan semangat para pemuda khususnya masyarakat setempat untuk mengkritisi sampah. Ia juga mengimbau agar para pemuda membuat program kepedulian terhadap sampah di objek wisata.

“Satu yang dapat kita lakukan saat ini untuk menyelamatkan lingkungan objek wisata kita adalah membangun kepedulian, dan itu bisa dilakukan para pemudanya, baik dengan bekerjasama dengan Pemkab ataupun membuat program sendiri,” jelasnya.

Untuk membuktikan dukungannya terhadap pemuda Berau dalam membangun kepedulian tersebut, ia juga menyatakan siap jika diminta untuk turun bersama para pemuda dalam mengatasi sampah di objek wisata.

“Saya juga akan siap kalau diundang untuk turun bersama membersihkan objek wisata dari sampah tersebut. Kita bisa programkan tempat sampah atau apa saja kerja sama dengan Pemkab, yang menyangkut dengan mengatasi sampah di objek wisata tersebut,” katanya.

Selain agar para wisatawan nyaman dengan pemandangan yang ada, dengan sterilnya objek wisata dari sampah juga akan menyelamatkan habitat yang ada di objek wisata tersebut.

“Kalau kotor dan banyak sampah jelas akan mengganggu habitat yang ada. Bahkan kami sempat melihat kepala penyu tertutup sampah plastik. Jadi, harapan kita ke depan pemuda bisa membangun kepedulian terhadap sampah yang ada di objek wisata Berau,” tandasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia