Khoi : Berau Masih Minim Pusat Informasi Seputar Objek Wisata

 

TANJUNG REDEB – Minimnya informasi terkait detail objek wisata, menjadi perhatian Ketua DPD KNPI Kaltim, Khairuddin, saat berkunjung ke Berau beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Berau merupakan salah satu daerah yang sangat potensial, khususnya dalam sektor pariwisata. Sebab sangat banyak destinasi wisata maupun biota dan flora dan faunanya yang menjadi daya tarik wisatawan. Namun, kekurangan fasilitas pusat informasi menjadi kendala yang dihadapi wisatawan saat ini.

"Masih kurang banyak informasi terkait apa saja yang ada di objek wisata Berau. Harusnya ini ada di lokasi-lokasi yang strategis seperti Bandara. Jadi, kalau kita masuk ke Berau, di bandara sudah bisa melihat informasi terkait objek wisata itu secara lengkap. Misalnya dengan menggunakan televisi yang berisikan muatan informasi," ujar pria yang akrab disapa Khoi itu saat silaturahim dengan DPD KNPI Berau baru-baru ini di pandopo rumah jabatan Bupati Berau.

Selain memberikan informasi terkait lokasi objek wisata, pusat informasi juga harus menyajikan data lengkap seperti apa saja satwa maupun biota yang dapat ditemui ketika wisatawan berkunjung ke objek wisata tersebut, termasuk pada rentang waktu kapan saja satwa dan biota tersebut dapat ditemui.

"Dan misalnya kalau ada wisatawan yang berkunjung ke Berau, dan ingin melihat Pulau Kakaban, mereka sudah tahu ubur-ubur jenis apa yang ada di sana. Atau ingin melihat Pesut Berau dan Hiu Tutul, kapan mereka bisa ditemui. Sehingga wisatawan bisa memperkirakan kapan mereka dapat berkunjung agar apa yang jadi tujuannya tercapai ingin melihat hewan-hewan itu," jelasnya.

 

Selain mempermudah wisatawan, dengan adanya pusat informasi juga akan menambah kunjungan wisatawan ke Berau. Hal itu berdampak pula bagi ekonomi masyarakat lokal khususnya yang berada di daerah wisata. Sehingga ia berharap ke depan Berau dapat lebih meningkatkan seluruh informasi terkait pariwisatanya.

"Paling tidak, dengan adanya informasi lebih detail terkait objek wisata sekaligus satwa dan biota yang ada, akan menjadikan wisatawan berubah pikiran untuk lebih lama mengeksplorasi objek wisata Berau. Dampaknya, kunjungan hotel, homestay, ataupun penginapan masyarakat daerah wisata akan semakin meningkat. Berau akan semakin layak disebut surga pariwisata," tandasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia