Berau Destinasi Wisata Terlengkap di Dunia

 

TANJUNG REDEB – Gencarnya promosi wisata Berau saat ini, memang didukung oleh kelengkapan objek wisata, baik itu wisata bahari, wisata alam, hingga biota laut, flora dan faunanya. Salah satunya yang juga perlu mendapatkan perhatian serius adalah habitat Bekantan.

BACA JUGA : Wah Rupanya Bekantan di Tarakan Asalnya Dari Berau

“Selama ini kan yang diketahui hanya Tarakan dan Balikpapan yang memiliki Bekantan ini. Tapi siapa sangka, jika ternyata Berau justru menjadi habitat utama dari si Bekantan ini. Bahkan, jumlahnya ribuan,” terang Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo kepada beraunews.com, Kamis (09/02/2017).

Diakuinya, hal ini juga baru diketahuinya beberapa bulan lalu. Ketika maraknya berita keberadaan Bekantan di Tarakan, yang berjumlah 16 ekor. Padahal, Bekantan yang ada di Tarakan itu justru asalnya dari Berau.

BACA JUGA : Taman Mangrove Pertama di Berau Akan Dibangun, Bekantan Juga Ada

“Itu sudah disahkan. Bekantan yang di Tarakan jumlahnya hanya 16 ekor, sedangkan kita di Berau ini punya ratusan, ribuan malah kalau di total. Contohnya di Pulau Besing, jumlahnya saja sudah 1.400 ekor, belum lagi di tempat lainnya seperti Kampung Buyung-Buyung dan Kampung Batu-Batu, berapa itu totalnya kalau dijumlah?” bebernya.

BACA JUGA : Kampung Buyung-Buyung Berencana Kelola Wisata Hutan Mangrove

Dengan semakin beragamnya kekayaan fauna dan biota laut, dikatakan Wabup, Berau berani mengklaim jika Berau adalah destinasi wisata terlengkap di dunia. Hal ini juga semakin menguatkan, jika wisatawan yang datang ke suatu tempat wisata tak hanya ingin melihat keindahan panorama seperti pantai, melainkan untuk melihat flora dan faunanya.

BACA JUGA : Grand Design Wisata : Biota Berau Paling Lengkap di Dunia

“Dimana-mana wisatawan itu lebih tertarik melihat flora dan faunanya, ketimbang keindahan alamnya. Contohnya di Bali, palingan wisatawan hanya dimanjakan dengan keindahan panorama pantai Kutanya, dan kalaupun ada floranya, tak sebanyak dan selengkap yang dimiliki Berau. Jadi, sudah sepatutnya kita sebagai warga Berau menjaga habitat hewan-hewan ini, terlebih yang sudah masuk dalam kategori langka, karena itu adalah salah satu daya tarik wisatawan asing khususnya,” tutupnya.(bnc)