Waduh, Objek Wisata Air Panas Pemapak Bapinang Tidak Terurus

 

BIATAN – Kondisi air panas pemapak yang berada di Kampung Bapinang Kecamatan Biatan saat ini kondisinya seperti tidak terurus. Selain coretan yang dilakukan oknum pengunjung, tumpukan sampah terlihat berserakan di sekitar kolam air panas. Tentu saja kondisi tersebut terlihat jorok bagi sekelas objek wisata andalan masyarakat Berau.

Berdasarkan penelusuran beraunews.com, lingkungan objek wisata air panas satu-satunya di Kabupaten Berau itu terlihat kumuh dan kotor. Bahkan, tidak hanya sampah plastik atau bungkus makanan saja yang berserakan di sekitar kolam, popok bayi juga terlihat berserakan di sekitar gazebo.

Tak jarang kondisi tersebut mendapat sorotan dari pengunjung yang berwisata. Seperti yang disampaikan salah seorang pengunjung, Ahmad, dari Tanjung Redeb yang mengatakan kondisi di sekitar kolam tersebut tidak seperti yang dipromosikan.

"Kotor, sepertinya kurang dipelihara," ungkapnya saat duduk di sekitar gazebo di objek tersebut.

 

Ia menilai, sebagai objek wisata yang cukup unik tersebut sudah seharusnya dijaga dan dipelihara oleh pengelola objek wisata. Ia mengaku sudah dua kali berkunjung ke air panas untuk berwisata, ataupun hanya sekadar menceburkan diri ke air panas. Hanya menurutnya, saat itu lingkungan objek wisata itu masih terjaga dan bersih. Pengelola yang mengawasi pengunjung yang datang juga banyak.

"Waktu itu pas libur lebaran. Sekarang jauh sekali bedanya. Sampah di mana-mana, seperti tak dirawat," bebernya.

Sementara itu Hamid, salah seorang pengunjung lainnya juga menyampaikan hal senada. Ia berharap, demi kemajuan objek wisata Berau, pihak pemerintah kampung maupun pihak pengelola objek tersebut dapat mengelola objek wisata itu menjadi lebih baik lagi. Sebab, jika tetap dibiarkan, dikhawatirkan sampah-sampah tersebut berpotensi mencemari air kolam.

 

"Kalau bisa diperhatikan lagi, jangan menunggu hendak libur lebaran baru ramai-ramai dibersihkan. Sayang kan objek wisata yang potensial ini tidak diurus, ini wisata langka dan jarang dimiliki daerah lain," tandasnya.

Sementara itu, upaya beraunews.com untuk mengkonfirmasi Kepala Kampung Biapatan Bapinang Ramli, melalui sambungan seluler dan datang langsung ke kantor kepala kampung serta ke kediamannya, yang bersangkutan tidak berada di tempat. Pernyataan dari Kepala Kampung akan dimuat dalam berita selanjutnya (bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: R. Amelia