Kini Waktu Tempuh ke Air Terjun Tembalang Hanya 20 Menit

 

SEGAH – Keberadaan objek wisata air terjun Tembalang di Kampung Tepian Buah Kecamatan Segah, saat ini tengah menjadi primadona di kalangan masyarakat Kabupaten Berau. Sejak diperkenalkan ke publik pada Juni 2016 lalu, objek wisata yang menawarkan sensasi cukup menantang, terus diburu para wisatawan.

Bahkan jika libur akhir pekan dan libur panjang sekolah, objek wisata ini dipadati pengunjung. Tak jarang, banyak pengunjung yang harus meninggalkan lokasi wisata hingga petang menjelang.

Semakin dikenalnya objek wisata ini ternyata membawa berkah bagi masyarakat setempat. Jika sebagian besar masyarakat Kampung Tepian Buah selama ini bekerja sebagai petani, kini, ketika akhir pekan mereka beralih menjadi pedagang dadakan hingga menjadi motoris ketinting.

Seperti yang diutarakan Welson, telah hampir 1 bulan ia bersama dengan keempat rekannya menjadi penyedia jasa ketinting menuju objek wisata ini. Bahkan penghasilan dalam satu hari mampu menembus Rp1 juta.

 

“Hasilnya lumayan. Ketika akhir pekan, di sini sangat padat sekali, ratusan anak-anak muda bahkan yang sudah berkeluarga pasti berkunjung ke sini. Dalam sehari bisa 12 kali narik dengan ongkos Rp20 ribu per kepala untuk satu kali jalan. Hasilnya cukup untuk dapur istri saya tetap berasap,” ungkapnya kepada beraunews.com, Minggu (29/01/2017).

BACA JUGADitemukan, Potensi Objek Wisata Baru Di Berau 

Hal senada juga diungkapkan Septi. Selain tugas utama sebagai ibu rumah tangga, setiap akhir pekan ia selalu menyempatkan diri untuk berjualan makanan ringan di jalur menuju objek wisata air terjun Tembalang. Alhasil, warung kecil yang ia dirikan, kerap menjadi persinggahan pengunjung.

“Saya juga baru beberapa minggu jualan, kalau Sabtu-Minggu di sini kan ramai, jadi untuk menambah penghasilan, ya dengan jualan di sini saja. Lumayan juga buat nambah uang jajan anak,” ujarnya.

 

Kehadiran transportasi air ketinting dan juga sejumlah warung kaki lima di lokasi objek wisata Tembalang mendapat sambutan baik dari wistawan, Widi misalnya, pengunjung asal Kecamatan Tanjung Redeb ini mengaku sangat terbantu dengan hadirnya ketinting untuk menuju lokasi wisata. karena mampu memangkas waktu tempuh hampir 80 persen dari biasanya.

BACA JUGA : Air Terjun Tembalang, Objek Wisata Baru Di Kampung Tepian Buah

“Sangat terbantu sekali, pas habis berenang di air terjun lapar ada warung di perjalanan, habis itu kata teman yang lain kalau ke sini dulu harus jalan kaki 1,5 jam naik turun gunung, sekarang ada ketinting lebih cepat cuma 20 menit sudah sampai lokasi air terjun. Jadi banyak alternatif, yang suka jalan bisa lewat tracking biasa, yang datang sama anak kecil bisa naik ketinting,” pungkasnya.(bnc)

Wartawan: M.S. Zuhrie/Editor: R. Amelia