Wisatawan Keluhkan Fasilitas Pulau Kakaban

 

MARATUA – Sejumlah fasilitas di objek wisata Berau nampaknya belum terkelola dengan baik. Akibatnya, banyak sarana dan prasarana yang disediakan rusak sehingga tidak dapat dipergunakan oleh pengunjung. Seperti yang terlihat di Pulau Kababan. Pulau indah dengan pesona ubur-uburnya itu tak selamanya membuat wisatawan nyaman, bukan karena jumlah ubur-uburnya yang berkurang atau bisa menyengat, melainkan karena fasilitas di lokasi wisata ini rusak.

“Saya mau ganti pakaian habis berenang, tapi ketika saya pegang gagang pintu kamar mandi ruang ganti, ternyata lepas. Saya pindah ke kamar mandi satunya juga sama. Selain itu, dindingnya juga keropos,” ungkap Septi, wisatawan asal Bontang kepada beraunews.com, Senin (23/01/2017).

Bukan hanya Septi. Hal serupa juga diungkapkan Indahsari, wisatawan asal Jakarta ini mengaku malah sempat dibuat kesal, lantaran ketika tengah berada di ruang ganti, tiba-tiba pintunya terlepas dan hampir menimpa dirinya.

“Siapa saja yang mengelola ini, mohon diperbaiki kamar gantinya, dindingnya sudah mulai keropos, pintunya rusak. Tempat penyimpanan barang yang disediakan juga rusak. Jadi sama saja bohong, tetap saja pakaian kita bawa ke pinggir danau,” keluhnya dengan nada kesal.

BACA JUGA : Jangan Kecewakan Wisatawan

Selain melakukan perbaikan, ia juga meminta agar pihak pemerintah maupun pengelola Danau Kakaban lebih mengedepankan kenyamanan pengunjung dengan fasilitas yang memadai. Dengan jumlah pengunjung yang cukup tinggi di akhir pekan atau libur panjang, fasilitas yang ada saat ini sangat minim, sehingga perlu penambahan.

“Kita masuk ke sini bayar Rp20 ribu, kita harap fasilitas yang disediakan juga memuaskan, wisatawan yang berkunjung dengan fasilitas yang memadai tentunya akan sangat berkesan sehingga membuat kita para pengunjung ingin kembali lagi, kalau fasiltasnya buruk tentunya wistawan pasti kapok,” tandasnya.(bnc)

Wartawan: M.S. Zuhrie/Editor: R. Amelia