Pantai Ulingan Mulai Dilirik Investor Lokal

 

TELUK BAYUR – Objek wisata Pantai Ulingan yang berada di Kecamatan Pulau Derawan memang semakin ramai dikunjungi wisatawan lokal. Kondisi inilah yang menarik minat salah satu investor lokal untuk mencoba melakukan investasi di objek wisata tersebut.

“Melihat data kunjungan wisatawan yang terus meningkat, membuat salah satu investor lokal tertarik bekerjasama mengelola Ulingan secara profesional,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau yang ditemui beraunews.com saat menyambut Bupati Berau, Muharram usai menerima panji keberhasilan pembangunan dari Pemprov Kaltim di Bandara Kalimarau, Kecamatan Teluk Bayur, Selasa (10/01/2017) siang.

Dikatakan Sikra (sapaan akrabnya-red), calon investor itu akan melakukan kerjasama melalui aparatur pemerintah kampung, kecamatan hingga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, khususnya Disbudpar Berau. Namun, bentuk kerjasama akan dibicarakan lebih lanjut, usai calon investor melihat langsung antusias wisatawan di lokasi pada Minggu (15/01/2017) nanti.

 

“Mereka akan kesana melihat lokasi, jumlah pengunjung maupun infrastruktur apa yang diperlukan. Kalau sudah dapat gambaran, langsung mulai kerjasama dengan pemilik lahan. Misalnya, ada masyarakat atau kampung atau pemilik lahan yang diakui secara pribadi, dia akan langsung diajak kerjasama. Setelahnya baru action,” katanya.

BACA JUGA : Objek Wisata Baru Pantai Ulingan Perlu Pembenahan

Terkait konsep pengelolaan objek wisata Pantai Ulingan itu, jelas Sikra, calon investor akan melihat potensi-potensi apa saja yang bisa dikembangkan, khususnya terkait sarana dan prasarana. Baik dari sisi darat maupun sisi pantai atau laut.

 

“Misalnya, disana memerlukan fasilitas untuk bermain di air (laut), ya disiapkan. Kalau pantainya memungkinkan untuk jet ski atau banana boat dan sebagainya, ya disediakan. Di darat juga sama, kalau memang memungkinkan untuk dikembangkan fasilitas darat, dia akan kembangkan juga,” jelasnya.

Bahkan, tambah Sikra, infrastruktur bangunan yang ada di sisi darat atau pantai, yang bisa digunakan oleh masyarakat untuk berjualan, juga akan disediakan calon investor. Bahkan, masyarakat lokal juga bisa menggunakan. Apakah dengan sistem sewa dan sebagainya.

“Termasuk lahan yang bisa digunakan untuk parkir pengendara. Nanti bentuk kerjasamanya seperti apa, retribusinya seperti apa, akan dibicarakan,” pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Andi Sawega/Editor: R. Amelia