Warga Derawan Belajar Bahasa Inggris

 

PULAU DERAWAN – Puluhan warga Kampung Pulau Derawan yang terdiri dari para pemilik penginapan dan homestay, mengikuti pelatihan kecakapan berbahasa Inggris garapan pemerintah kampung melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Minggu (11/12/2016). Pelatihan kecakapan berbahasa Inggris yang kali pertama dilaksanakan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo.

Dalam sambutan singkatnya, Wabup mendukung sekali pelaksanaan kegiatan pelatihan itu. Pasalnya, keberadaan Pulau Derawan sebagai salah satu objek wisata yang sudah cukup terkenal dan banyak dikunjungi wisatawan asing, sehingga perlu ada peningkatan kecakapan warga, seperti halnya berbahasa Inggris.

"Pengunjung Pulau Derawan itu banyak dari wisatawan asing, jadi saya menilai sudah saatnya warga sini menguasai tingkat dasar bahasa asing, terutama Bahasa Inggris yang notabene bahasa universal. Dengan kecakapan yang bagus, nantinya wisatawan asing dan warga tidak kesulitan lagi dalam berkomunikasi," ujarnya.

 

Wabup tak menampik, jika pelaksanaam kegiatan ini sudah cukup terlambat. Sebab, seharusnya pelatihan kecakapan berbahasa Inggris ini sudah dilakukan sejak 10 tahun lalu. Namun demikian, dirinya berharap para peserta dapat menyerap ilmu yang diberikan, sehingga dapat disalurkan kepada warga lain yang belum berkesempatan mengikuti pelatihan itu.

"Sebetulnya terlambat, tapi tidak apa-apa dari pada tidak sama sekali. Nanti para peserta ini diharapkan selain mampu menerapkan dalam melayani wisatawan asing, namun juga dapat membagi ilmu kepada anak-anak muda di kampung," harapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Kampung Pulau Derawan, Jaerani mengaku, jika pelaksanaan kegiatan ini merupakan upaya pemerintah kampung untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di Pulau Derawan agar terjadi peningkatan SDM yang berkualitas demi kemajuan wisata Derawan.

"Ini semua pendanan dari Alokasi Dana Kampung. Kita ingin Derawan memiliki kesan bagi wisatawan asing yang berkunjung, sehingga kegiatan ini kami lakukan. Sekarang masih pemilik penginapan, tapi ke depan kita coba ke para pemuda kampung juga," tutupnya.(M.S. Zuhrie)