Promosi Wisata Lewat Lomba Mancing

 

TANJUNG REDEB – Bermacam cara dilakukan sejumlah pihak untuk mengenalkan pariwisata Kabupaten Berau. Seperti yang dilakukan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang menggelar turnamen mancing sebagai salah satu cara mempromosikan destinasi wisata bahari di Pulau Derawan dan pulau sekitarnya.

Bukan hanya diikuti pemancing lokal semata, namun peserta berasal dari berbagai daerah seperti Bulungan, Tarakan, Balikpapan, Samarinda serta Jakarta. Even yang telah digelar 11 kali ini, tahun ini setidaknya bakal diikuti 26 tim. Lomba mancing ini akan dilaksanakan selama 3 hari penuh, mulai tanggal 9 sampai 11 Desember 2016 di Pulau Derawan.

Melihat besarnya animo peserta yang mengikuti kegiatan ini, diharapkan menjadi salah satu ajang promosi yang bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bumi Batiwakkal. Apalagi Pulau Derawan yang telah dikenal luas oleh wisatawan lokal dan mancanegara.

“Mau kita semakin banyak kunjungan kesini. Walaupun sudah mulai dikenal, tapi promosi jangan putus di tengah jalan,” ujar Direktur Pelaksana turnamen, Yudi Rizal kepada beraunews.com, Kamis (8/12/2016).

Dikatakannya, dalam lomba ini tak semua ikan masuk dalam kategori perlombaan. Dalam kegiatan ini panitia tak memasukkan ikan marlin atau layaran sebagai kategori yang dilombakan. Mengingat ikan jenis ini merupakan spesies yang telah terancam punah. Jika pun peserta mendapatkan ikan jenis ini, harus segera dilepaskan kembali.

“Ini merupakan kebijakan kita. Keputusan ini diambil demi keberlangsungan hidup habitas ikan tersebut,” tegasnya.

Sementara untuk kategori ikan yang akan dilombakan, diantaranya ikan giant travelly, kakap/kurisi, kerapu, baracuda, tuna, escolar dan tengiri. Masing-masing species diambil sampai juara 3, dengan hadiah juara 1 senilai Rp7,5 juta, juara 2 Rp6,5 juta, juara 3 Rp3,5 juta dan juara umum Rp10 juta serta kapten terbaik Rp1 juta dengan total hadiah Rp150 juta.

Terpisah, Wakil Bupati Agus Tantomo menjelaskan, kegiatan-kegiatan seperti ini harus dilakukan terus agar mengenalkan terus pariwisata di Berau, apalagi saat ini pemerintah fokus untuk pengembangan wisata ini.

“Saat ini kita juga menunggu hasil Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata yang telah ditinjau oleh kementerian beberapa waktu lalu,” tutupnya singkatnya.(M.S. Zuhrie)