Berau Gagal Masuk 10 Destinasi Wajib Nasional, Ini Kata Wabup

 

TANJUNG REDEB – Meski kerap kali menuai penghargaan yang cukup bergengsi, baik itu dari pihak swasta maupun pihak pemerintah, namun hingga saat ini Kabupaten Berau tak pernah masuk sebagai 10 destinasi wisata wajib nasional dari Kementerian Pariwisata. Akibatnya, jumlah kunjungan wisatawan ke Berau masih jauh di bawah rata-rata pengunjung di 10 daerah tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo tak menampik jika Kepulauan Derawan dan Maratua memang tak masuk dalam 10 destinasi wisata wajib nasional. Meski, dalam berbagai event yang digelar sejumlah pihak, keindahan Derawan dan Maratua selalu menjadi juara nasional.

“Ini dia kesalahan kita, apa yang salah dengan sistem kita sampai objek wisata kita tak pernah dilirik menjadi 10 lokasi destinasi objek wisata wajib nasional garapan Kementerian Pariwisata. Padahal selalu muncul di media dapat penghargaan ini itu, tapi lihat wisata kita, begini begini saja,” ungkapnya kepada beraunews.com, Senin (7/11/2016).

Meski kegagalan pariwisata Berau masuk 10 destinasi wajib nasional terjadi sebelum dirinya bersama Bupati Muharram menjabat, namun dirinya mengaku telah berulang kali melayangkan protes terhadap Menteri Pariwisata terkait hal tersebut. Hasilnya, Menteri Pariwisata mengakui memang kawasan objek wisata yang ada di Kabupaten Berau ini layak masuk 10 destinasi wajib nasional.

Saat disinggung mengenai kegagalan Berau masuk 10 besar, Wabup hanya tersenyum lebar dan mengatakan jika bukan hanya Berau yang melayangkan protes.

“Kita memang gagal masuk 10 destinasi wajib nasional, tapi sekarang Pemkab Berau sedang mengejar agar Berau masuk sebagai salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Dengan masuknya Berau sebagai KEK tentunya akan sangat mengutungkan bagi pariwisata kita dan PAD kita,” tandasnya.(M.S. Zuhrie)