Disbudpar Turunkan Tim Tinjau Air Terjun Tembalang

 

TANJUNG REDEB – Menindaklanjuti keberadaan air terjun tembalang di Kampung Tepian Buah Kecamatan Segah, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, langsung mengirim tim dari Bidang Pengambangan Wisata untuk melakukan peninjauan lokasi.

Kepala Disbudpar Berau, Rohaini yang ditemui beraunews.com di ruang kerjanya mengatakan, peninjauan lokasi dilakukan untuk memastikan sejauh mana kondisi air terjun tembalang, seperti infrastruktur yang ada apakah sudah memadai atau belum.

Rohaini juga mengatakan, menurut data yang diperoleh dari pihak kampung dan kecamatan, akses menuju lokasi air terjun memang saat ini tergolong masih sulit, karena para pengunjung harus berjalan kaki menyusuri hutan belantara selama kurang lebih 1,5 jam.

“Kata Pak Camat, jalanya masih jalan setapak. Jadi ini yang mau kita lihat, makanya kita turunkan tim ke lokasi. Kita data apa yang memang perlu di tingkatkan, apakah nanti kita bangun jalan biar motor bisa masuk atau seperti apa. Kita menunggu hasil tim pengembangan yang ke lokasi,” ungkapnya, Selasa (1/11/16).

BACA JUGA : Air Terjun Tembalang, Objek Wisata Baru Di Kampung Tepian Buah

Rohaini tak membantah jika pihaknya baru mengetahui keberadaan air terjun tembalang. Menurutnya, sebelum air terjun tembalang ramai diperbincangkan, tim pengembangan wisata pernah melakukan survei air terjun yang lain di Kecamatan Segah, namun terkait objek wisata yang baru ini, pihaknya benar-benar baru mengatahuinya.

 

“Nah itu yang harus kembali saya ingatkan sama Camat. Dulu saya pernah buat edaran ke Camat kalau menemukan objek wisata baru agar melaporkan ke kita, sehingga bisa ditindaklanjuti. Kita akan survei apakah ini airnya ada terus atau hanya mengalir pas musim hujan saja, begitu kemarau nanti airnya kering,” jelasnya.

Selain objek wisata bahari, memang diakui Rohaini, jika objek wisata alam juga sangat diperlukan sebagai salah satu alternatif bagi wisatawan yang akan berkunjung ke berau. Dengan semakin banyaknya objek wisata yang ditemukan, otomatis akan meningkatkan sumber penghasilan desa.

“Di Segah itu sudah cukup bagus karena Pokdarwisnya berjalan dengan memanfaatkan pemuda yang ada. Nanti tinggal kita bina lagi agar semakin mantap. Jika benar-benar diseriusi, keberadaan air terjun tembalang ini luar biasa sekali nanti bagi kampung,” tutupnya.(M.S. Zuhrie)