Air Terjun Tembalang, Objek Wisata Baru Di Kampung Tepian Buah

SEGAH – Satu per satu keindahan alam Kabupaten Berau mulai terkuak. Bukan hanya keindahan bawah laut, namun saat ini objek wisata alam juga tengah menjadi primadona di kalangan pecinta alam.

Kampung Tepian Buah, Kecamatan Segah misalnya. Siapa yang menduga, jika kecamatan yang berbatasan dengan Kabupaten Bulungan itu, selain menjadi salah satu kecamatan yang menjadi kawasan perkebunan kelapa sawit terbesar, ternyata menyimpan pesona wisata alam yang mempu membuat pengunjung terpesona lantaran keasrian dan keindahan alamnya.

Ditemukan awal tahun 2016, warga sekitar menyebutnya sebagai air terjun tembalang. Kepala Kampung Tepian Buah, Surya Emisusianti mengaku, jika keberadaan air terjun tembalang yang baru ditemukan warga tersebut telah ramai dikunjungi terlebih di akhir pekan.

“Kita sudah laporkan soal air terjun ini ke Dinas Pariwisata, dan Bupati. Ini aset baru bagi kita untuk dikelola. Dengan adanya objek wisata air terjun tembalang, warga sini tiap minggu ramai berkunjung. Ini membuktikan kalau Berau itu bukan cuma punya laut tapi juga alam yang indah,” ungkapnya kepada beraunews.com, Senin (31/10/2016).

Dikatakan Emi (sapaan akrabnya), saat ini untuk bisa menuju lokasi air terjun temblang, para pengunjung akan melewati rintangan yang memang cukup berat. Sebab, harus menempuh perjalanan selama 1,5 jam dengan menembus hutan belantara. Namun demikian, selama perjalanan pengunjung juga akan menikmati suasana hutan yang masih alami. Tetapi, rasa lelah selama perjalanan akan segera hilang, ketika tiba di lokasi air terjun.

 

BACA JUGA : Ditemukan, Potensi Objek Wisata Baru Di Berau

“Jalannya memang masih setapak, kita mau bikin jalan yang agak lebar tapi masih takut karena hutan itu hutan KBK (Kawasan Budidaya Kehutanan-red). Sehingga harus izin ke Kementerian Kehutanan. Tapi informasi yang saya dapat Wabup (Agus Tantomo-red) sudah laporkan ke Kementerian Kehutanan dan sudah dapat izin, tinggal koordinasi dengan Inhutani,” bebernya.

 

Untuk menggembangkan objek wisata baru di wilayah Kampung Tepian Buah itu, Emi juga telah membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang beranggotakan para pemuda di kampung. Selain untuk menjaga objek wisata, para pemuda kampung juga diajak belajar mengelola wisata di wilayah mereka secara mandiri.

“Pokdarwis sudah kita bentuk, sekarang kita sudah mulai kelola sedikti demi sedikit. Tahun depan kita coba anggarkan untuk pengelolaan secara maksimal biar bisa menjadi tambahan untuk pendapatan asli desa,” pungkasnya.(M.S. Zuhrie)