Malabat Manyumbirrit Giat Promosikan Pariwisata Lewat Media Sosial

 

BATU PUTIH – Siapa yang tidak kenal dengan Berau Pesisir Selatan, wilayah yang memiliki segudang objek pariwisata yang cukup luar biasa. Wajar, jika Pemkab Berau gencar melakukan promosi wisata, dengan berbagai strategi guna menarik pengunjung.

Berbicara soal promosi wisata yang ada di wilayah pesisir, ternyata tidak hanya dilakukan Pemkab saja. Melainkan ada komunitas pemuda yang menamakan dirinya Malabat Manyumbirrit, yang juga turut berpartisipasi untuk melakukan promosi objek wisata yang ada di wilayah pesisir.

Bahruzaman, Ketua Malabat Manyumbirrit mengatakan, sebelum komunitas tersebut terbentuk pada 16 Maret 2016 lalu, awalnya hanya terdiri dari beberapa orang yang suka camping. Namun, seiring waktu muncul kemudian sebuah gagasan, selain jalan-jalan ke tempat wisata alangkah baiknya sekaligus ikut mempromosikan objek wisata yang ada di wilayah pesisir, dengan memanfaatkan media sosial.

Bahkan saat ini dikatakannya, anggota komunitas tersebut telah berjumlah 35 orang yang terbagi dari beberapa wilayah diantaranya, Talisayan, Batu Putih, Biduk-biduk hingga Tanjung Redeb juga ikut bergabung.

"Kami aktif di media sosial instagram. Upload foto-foto wisata yang ada di Berau Pesisir. Misalnya danau dua rasa di Biduk, air terjun di Teluk Sumbang, Tulung Ni Lenggo di Tembudan, dan masih banyak lagi. Alhamdulillah, banyak respon positif yang kami terima," ungkapnya pada beraunews.com, Sabtu (22/10/2016).

 

Dengan promosi yang komunitasnya lakukan tersebut, diakuinya banyak kalangan dari luar Berau berniat untuk menjajal wisata Berau pesisir, dan juga melakukan camping bersama. Disamping berpartisipasi melakukan promosi objek wisata di Berau Pesisir Selatan, Komunitas tersebut juga menggelar kegiatan sosial seperti yang mereka lakukan saat berada di objek wisata Tulung Ni Lenggo.

"Saat berada di Tulung Ni Lenggo kami juga menggiatkan bakti sosial, membersihkan sampah sampah di sekitar wilayah camping bersama warga setempat," ujarnya

Diharapkannya, dengan adanya objek wisata tersebut semakin banyak lagi orang-orang yang mencintai lingkungannya, dan tidak merusak alam.

"Yang lebih penting. Berau pesisir lebih dikenal lagi wisatanya, dan tidak kalah dengan daerah lain," imbuhnya.(Hendra Irawan)