Tahun Depan, Cap Go Meh Targetnya Wisatawan Luar Berau

 

TANJUNG REDEB – Gegap gempita perayaan Cap Go Meh 2017 yang digelar Sabtu (12/02/2017) malam di tepian Sungai Segah, bisa menjadi salah satu sarana pengenalan Kabupaten Berau ke wisatawan luar. Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Berau Agus Tantomo, di sela-sela sambutannya saat membuka acara.

“Acara ini lebih meriah dan lebih besar dari tahun lalu, dan ini bisa menjadi daya tarik tersendiri khususnya bagi wisatawan, terlebih wisatawan luar Berau,” terang Wabup.

Menurutnya, gelaran acara-acara yang dibungkus dengan bingkai wisata selalu menarik untuk disaksikan. Malah, ini yang selalu menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun asing.

“Ya mudah-mudahan ini bisa berlangsung secara kontinyu setiap tahunnya, dan semakin besar dan megah, karena targetnya tahun depan minimal ada wisatawan luar Berau,” tegasnya.

 

Hal ini juga diiyakan oleh Bupati Berau Muharram, dalam sambutannya di sela-sela penerimaan sertifikat rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) makan lontong terbanyak seluruh Indonesia.

“Yang pasti ini bisa jadi sarana hiburan bagi masyarakat Berau, dan meningkatkan keterampilan warga misalnya dalam pembuatan lontong yang notabene menjadi pendukung acara,” ucap Muharram.

Ia juga mengapresiasi panitia pelaksana yang sudah bekerja keras hingga acara bisa berlangsung sukses, dan harapan terkhususnya agar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) bisa menjadikan acara ini sebagai agenda tahunan.

“Acara ini kan murni kebudayaan Tionghoa, tidak ada ritual keagamaan dan lainnya. Jadi, selain menjadi ajang silaturahmi sesama warga Berau yang terdiri dari berbagai suku dan budaya, ini juga tradisi nenek moyang yang patut kita lestarikan bersama. Nah, karena tradisi kebudayaan inilah bisa menjadi kunci kita guna menarik minat wisatawan luar, karena sudah pasti digemari oleh orang-orang asing yang selalu penasaran ingin tahu kebudayaan, tradisi Indonesia,” tutupnya.(bnc)