Ternyata Barongsai Tak Hanya Bisa Dimainkan Etnis Tionghoa

 

TANJUNG REDEB – Umumnya, Kesenian barongsai dimainkan oleh orang dewasa. Tetapi, dalam perayaan Cap Go Meh 2017, Sabtu (11/02/2017) malam, pemandangan berbeda justru terlihat. Tak hanya orang dewasa, beberapa bocah juga tampak menjadi pemain dalam kesenian tersebut. Bahkan, diantaranya ada yang mengenakan hijab.

Dengan piawainya, bocah perempuan yang mengenakan kerudung berwarna hitam itu memainkan salah satu instrumen alat musik, dan ini jugalah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung, lantaran ini bukan hal biasa yang terlihat.

“Unik ya, karena biasanya yang saya tahu kesenian Barongsai itu dilakukan etnis Tionghoa, nah ini malah ada anak-anak, perempuan, berhijab pula. Jadi terlihat kontras tapi sangat menarik. Sayang kalau tidak ditonton,” ucap Selviera, salah satu pengunjung yang menyaksikan penampilan Barongsai.

Keberadaan bocah berhijab yang ikut bermain dalam kesenian barongsai tersebut tak hanya menjadi perhatian pengunjung. Bahkan Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo, pun sempat menyinggung keberadaan bocah tersebut dalam sambutannya.

"Acara ini sangat luar biasa, karena bukan hanya orang Cina atau Tionghoa saja yang hadir. Namun dari suku-suku lainnya pun turut bergabung. Bahkan, saya lihat ada salah satu pemain alat musik barongsai yang mengenakan hijab, " ungkapnya.

Wabup mengungkapkan, dengan adanya bocah berhijab tersebut membuktikan bahwa persatuan Bangsa Indonesia ini sangat luar biasa.

"Dalam acara ini dan dengan adanya bocah berhijab tersebut membuktikan bahwa kita itu satu, tidak memandang suku, budaya dan agama," ungkapnya.

"Harapan saya semoga masyarakat Kabupaten Berau selalu menjaga kesatuan Bangsa. Dengan cara seperti ini kita bukan hanya menjaga persatuan di Kabupaten Berau, tetapi juga persatuan dan kesatuan di Negara Indonesia," harapnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia