Pawai Budaya Ramaikan HUT Teluk Bayur

 

TELUK BAYUR – Rabu (08/02/2017) pagi, ratusan warga Teluk Bayur merayakan hari jadi Kecamatan Teluk Bayur ke 105 Tahun. Bertempat di lapangan sepak bola kecamatan, ratusan murid SD dan SMP turun ke jalan menggunakan pakaian adat guna memeriahkan hari jadi tersebut.

Camat Teluk Bayur Nazaruddin mengatakan, kegiatan perayaan HUT Teluk Bayur yang baru pertama kali dilaksanakan ini, bertujuan untuk mempersatukan budaya yang ada di Teluk Bayur, terlebih keberadaan Teluk Bayur yang mayoritas dipenuhi pendatang.

“Meskipun baru pertama kali dilaksanakan, namun antusiasme masyarakat cukup baik. Terbukti, selain pelajar, pawai budaya ini juga diikuti oleh masyarakat dan organisasi kepemudaan yang ada di sini,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Panitia Hari Jadi Teluk Bayur, Bambang Irawan mengatakan, pawai budaya ini diikuti sebanyak 11 kelompok, yang terdiri dari 9 sekolah dan sisanya merupakan organisasi kepemudaan dan juga perkumpulan lainnya.

“Ada 11 grup yang ikut, baik pelajar maupun organisasi lainnya, dan kami sangat mengapresiasi apa yang mereka lakukan untuk memeriahkan hari jadi Teluk Bayur ini,” bebernya.

Selain menggelar pawai budaya, pihaknya juga mengadakan expo selama 10 hari, untuk menarik minat masyarakat berkunjung ke Teluk Bayur.

“Zaman dahulu, Teluk Bayur ini merupakan daerah tujuan wisata jajanan pasar, namun saat ini hal tersebut telah hilang, maka dari itu kami akan bangkitkan lagi apa yang telah hilang ini,” ujarnya lagi.

Bambang menambahkan, terdapat 70 stand yang terdiri dari 51 stand UKM dan sisanya kuliner tradisional. Mengapa pihak panitia lebih banyak menyediakan stand Usaha Kecil dan Menengah (UKM), bertujuan untuk menggerakkan roda ekonomi di sini. Selain itu, jajanan tradisional pun akan kami hadirkan di sini untuk bernostalgia Teluk tempo dulu.

“Di Teluk Bayur juga banyak pelaku UKM, hanya jarang terlihat. Jadi lewat acara ini kita ingin memberikan ruang bagi produk mereka agar semakin dikenal luas, selain itu kita juga ingin bernostalgia dengan Teluk Bayur tempo dulu,” pungkasnya.(bnc)

Wartawan: M.S. Zuhrie/Editor: R. Amelia