Bupati Minta Setiap Kampung Tonjolkan Tradisi Lokal

 

KELAY – Masyarakat Kampung Merasa Kecamatan Kelay, Kamis (29/12/2016) pagi menggelar acara pesta adat meja panjang yang merupkan acara adat turun temurun dari nenek moyang mereka. Pesta adat yang telah menjadi tradisi sejak dahulu itu dihadiri ribuan masyarakat, baik dari Kampung Merasa itu sendiri maupun dari kampung tetangga.

Mengawali pesta adat meja panjang, warga menampilkan kesenian tari-tarian asli masyarakat Merasa. Meski tampak sederhana, namun perayaan pesta adat ini mampu menarik para tamu undangan ikut menari bersama.

Dahulunya pesta adat meja panjang itu dilaksankan di dalam rumah lamin panjang sebagai bentuk rasa kebersaman dan juga sarana menjalin silaturahmi. Seiring berjalanya waktu, pesta adat itu dilaksanakan di setiap RT, namun tidak mengurangi makna utama dari pesta adat meja panjang

 

Melihat kearifan lokal yang masih terjaga hingga kini, Bupati Berau Muharram yang menghadiri langsung pesta meja panjang mengaku bangga dan berharap jika kegiatan budaya seperti ini akan terus terjaga kelestarianya. Bahkan, bukan hanya di Kampung Merasa, Muharram berharap setiap kampung mampu menonjolkan tradisi lokal yang ada.

“Ini sangat bagus sekali, ini harus tetap dijaga kelestarianya. Kalau semakin dikelola dengan baik tentunya ini akan menjadi salah satu alternatif wisata budaya di Berau. Saya juga berharap kedepannya nanti, setiap kampung yang ada bisa menonjolkan kebudayaanya masing-masing seperti Merasa,” ungkapnya dihadapan warga Merasa, Kamis (29/12/2016).

Rencananya pesta adat meja pajang ini sendiri akan dilaksanakan selama tiga hari sejak 29-31 Desember mendatang. Selain dihadiri Bupati, pesat adat meja panjang juga dihadiri Pemangku Adat Kesultanan Sambaliung, Pemangku Adat Kesultaan Gunung Tabur, Ketua DPRD Berau, hingga tokoh adat Dayak dari Kabupaten Bulungan.(M.S. Zuhrie)