Keindahan Bawah Laut Pulau Rabu-Rabu Diprediksi Menjadi Spot Diving Unggulan

PULAU DERAWAN - Pulau Rabu-Rabu mungkin masih terlalu asing terdengar dan tak sepopuler pulau-pulau lainya yang ada di wilayah Kepulauan Derawan, seperti Derawan, Maratua, Sangalaki dan Kakaban. Padahal, Pulau Rabu-Rabu menyimpan keunggulan tersendiri dibandingkan pulau lainya, yakni keindahan bawah lautnya yang dihiasi keindahan terumbu karang beraneka warna.

Berlokasi tak jauh dari Kampung Tanjung Batu, pulau ini diyakini mampu memberikan pendapatan yang menggiurkan bagi pengusaha home stay dan penginapan, meskipun saat ini tak ada penduduk yang bermukim disana.
 
Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Jance Keka mengatakan, saat ini Pulau Rabu-Rabu masih dipusatkan sebagai kawasan konservasi untuk mengembalikan potensi keindahan bawah lautnya yang sempat rusak akibat aktivitas penangkapan ikan yang tak ramah lingkungan.
 
“Pulau Rabu-Rabu masih belum bisa dinikmati langsung oleh wisatawan, sebab merupakan lokasi konservasi. Dari 31 pulau yang masuk dalam kawasan kepulauan Derawan, masih banyak pulau lainnya yang menjadi pusat lokasi konservasi, seperti Pulau Panjang. Jadi, bukan cuma Pulau Rabu-rabu saja lokasi konservasi,” ujarnya seraya meminta agar untuk penjelasan lebih lanjut, media ini dapat bertemu Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata.
 
Sebagaimana diketahui, berbagai kegiatan konservasi telah gencar dilakukan oleh sejumlah pihak diantaranya, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Word Wildlife Fund (WWF) dan The Nature Conservancy (TNC). Bahkan baru-baru ini PT Berau Coal bersama Jurnalis Berau juga telah melakukan upaya konservasi dengan terumbu karang dengan sistem reef stupa. Bahkan para pihak itu, menilai jika Pulau Rabu-Rabu sangat layak menjadi salah satu spot diving unggulan baru.(ea)