Siapkan Ini Jika Ingin Libur Lebaran Ke Destinasi Wisata Berau

TANJUNG REDEB – Jelang libur panjang lebaran Idul Fitri 1437 H, ribuan wisatawan diprediksi bakal mengunjungi Kabupaten Berau, baik wisatawan lokal maupun wisatawan asing.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau, Saprudin Ithur menyebutkan, berdasarkan hasil evaluasi dan pengalaman ditahun-tahun sebelumnya, sebagian besar penginapan maupun homestay di pusat-pusat destinasi liburan bakal penuh sejak H+2 lebaran. Seperti di Kecamatan Biduk-Biduk, Kepulauan Derawan dan Maratua. Dikatakannya, lonjakan wisatawan terbesar memang terjadi pada saat libur lebaran dan juga tahun baru.

“Belajar dari tahun-tahun sebelumnya, saya yakin penginapan atau homestay dibeberapa tujuan wisata ini akan penuh. Biasanya puncaknya itu H+2 sampai H+4 lebaran. Cuma bisa saja H-1 atau H-2 lebaran sudah ada beberapa yang terisi, seperti wisatawan dari luar kota maupun mancanegara,” ungkapnya kepada beraunews.com, Rabu (29/6/2016).

Agar wisatawan yang sudah terlanjur berkunjung ke daerah-daerah tujuan wisata tersebut tidak kecewa akibat penuhnya penginapan dan homestay, ia menyarakan kepada wisatawan untuk memanfaatkan rumah-rumah masyarakat setempat yang bersedia untuk ditinggali selama berwisata di daerah tersebut.

“Tahun lalu banyak sekali wisatawan yang tidak mendapat tempat menginap, bahkan ada yang sampai kembali lagi karena bingung mau nginap dimana. Tetapi jangan khawatir, karena masyarakat juga sudah mulai pandai memanfaatkan momen liburan untuk menjadikan rumah mereka sebagai penginapan berbayar ataupun sekadar cuma-cuma,” katanya.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada calon wisatawan untuk segera konfirmasi kepada pihak penginapan maupun homestay sebelum bertandang ke destinasi wisata yang dituju. Hal itu dilakukan guna memastikan ada atau tidaknya penginapan yang bisa dipesan sebelum wisatawan sampai tujuan, termasuk melakukan pengecekan harga dan hal-hal lainnya.

“Ada baiknya sebelum melakukan perjalanan, lakukan pengecekan terlebih dahulu ke daerah tujuan. Cek apakah penginapan masih ada yang kosong atau tidak, supaya anda juga bisa berjaga-jaga atau antisipasi supaya perjalanan liburan juga tidak terganggu,” tutupnya.(mta)