Plus Minus Investor Asing

TANJUNG REDEB – Adanya sejumlah investor asing yang berinvestasi resort di sejumlah pulau kecil di Kabupaten Berau, memiliki nilai plus sendiri untuk sektor pariwisata. Menurut Wakil Bupati (Wabup) Berau, Agus Tantomo, investor asing memiliki jaringan luas yang bermanfaat bagi promosi pariwisata Berau. Namun, dimintanya tetap mentaati peraturan yang berlaku di Indonesia dan tidak membuat aturan sendiri.

“Mereka bisa mendatangkan wisatawan mancanegara mungkin dari daerah asalnya atau jaringannya, jadi ada plus minus investor asing yang membangun resort di pulau-pulau kecil kita itu,” ungkap Wabup, Senin (27/6/2016).

Dengan terbukanya informasi yang lebih luas melalui jaringan pengelola resort bisa menambah banyak wisatawan mancanegara yang masuk ke Berau. Apalagi di tengah upaya pemerintah meningkatkan sektor pariwisata, maka Berau tidak membatasi ataupun menerapkan aturan yang bisa menyulitkan investor asing.

Hanya saja, tetap dengan mentaati aturan yang berlaku. Sehingga tidak menghambat investasi itu sendiri juga tidak merugikan daerah. Seperti sempat diwartakan sebelumnya, ada aksi pengusiran dari pihak pengelola resort investor asing terhadap warga setempat juga staf dari instansi pemerintah daerah, yang oleh Wabup disebut melanggar aturan.

“Nanti saya akan panggil untuk menjelaskan apa sebenarnya yang terjadi. Sebab seperti aturan yang ada, pantai dan laut merupakan akses publik yang tidak boleh dikuasai perorangan ataupun pengelola resort meskipun dia menyewa lahan disekitarnya,” kata Wabup.

Keberadaan investor di Berau tidak terbantahkan memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah. Namun juga seharusnya dengan tidak melanggar aturan yang berlaku.(ea)