Kembangkan Potensi Alam, Tembudan Buka Objek Wisata

BATU PUTIH – Pemerintah Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih akan membuat danau biru yang ada di sekitar kampung tersebut untuk dijadikan wisata alam. Upaya ini dilakukan sebagai wujud pengembangkan potensi alam agar lebih maksimal, sekaligus wujud nyata mendukung program Pemkab Berau. Hal tersebut disampaikan Kepala Kampung Tembudan, Nooriman.

Dikatakannya, sebenarnya keberadaan danau biru sudah banyak diketahui banyak pihak, baik itu warga Tembudan sendiri maupun warga yang berada di luar Tembudan. Hanya saja, pengelolaannya belum dilakukan dengan baik. Padahal, lokasi tersebut sangat cocok untuk dijadikan objek wisata alternatif. Selain tempatnya cukup bersih, hutan yang ada disekitarnya juga masih sangat terjaga.

"Rencananya, selain nanti ada tempat rekreasi. Kita juga akan membuat gazebo dan mempersiapkan perahu dayung agar pengunjung lebih menikmati suasana alam di sini," jelasnya kepada beraunews.com, Sabtu (25/6/2016).

Terkait rencana tersebut, diakui Nooriman, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau. Namun, untuk pengelolaannya akan dilakukan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Tembudan.

"Ini memang perlu ada pendampingan agar dapat dikelola dengan baik," jelasnya.

Selain danau biru, di Kampung Tembudan juga terdapat makam Sultan Alimuddin (1810-1844) yang dikenal dengan sebutan Raja Alam. Beliau merupakan salah seorang pejuang sekaligus pahlawan nasional dari Bumi Batiwakkal (sebutan Kabupaten Berau-red) yang bisa menjadi wisata sejarah dan pendidikan.

"Kita akan tata lagi, dan membersihkan sampah-sampah yang dapat mengganggu pengunjung. Yang jelas kita akan kelola tanpa merusak alam yang ada di sekitarnya," tutupnya.(hir)