Banyak Potensi Wisata Belum Tergarap

TANJUNG REDEB – Objek wisata di Kabupaten Berau tidak hanya melulu soal wisata bahari Kepulauan Derawan atau Labuan Cermin di Kecamatan Biduk-Biduk. Akan tetapi ada banyak sekali potensi wisata yang tersebar dihampir setiap kampung. Namun memang belum terkelola dengan baik, serta belum terdukung dengan infrastruktur yang memadai.

Objek-objek wisata di banyak kampung biasanya merupakan wisata alam seperti danau, air terjun, goa dan hutan mangrove dikawasan pesisir.  Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Rohaini, semua potensi yang ada perlu diinventarisir dan dijadikan catatan penting untuk program pariwisata.

Memang sejak lama dilaksanakan, diakuinya, pariwisata Berau sudah dicoba untuk pembenahan dan penataan meskipun tidak bisa semua potensi yang ditemukan langsung dikelola. Karena keterbatasan anggaran pembenahan dan SDM.

“Seperti dikawasan hulu ada banyak potensi wisata, sampai dengan pesisir, tetapi kita kekurangan SDM, dan penunjang, sehingga memang terpilih mana saja yang bisa dikelola, seperti yang sudah terkenal,” jelasnya.

Namun bukan berarti potensi lainnya terabaikan, akan tetapi secara bertahap akan dikelola sesuai dengan tingkatan potensinya. 

Tidak hanya wisata alam, ada wisata budaya yang bisa menjadi daya tarik tersendiri. Seperti budaya adat masyarakat pedalaman suku Dayak. Seperti memanfaatkan moment tertentu dari tradisi suku Dayak pola wisata temporer bisa dikemas. Tentunya dengan dukungan pemerintah daerah.

Namun memang, untuk memperkenalkan salah satu budaya menjadi sebuah daya tarik wisata bukan perkara mudah dan tidak sebentar. Namun dibutuhkan kerja keras dan dukungan banyak pihak serta kesabaran yang tinggi.

“Juga objek wisata alam, seperti air terjun, goa dan lainnya ada banyak, tinggal bagaimana mengelolanya, apakah dengan dukungan pemerintah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata atau dengan mengelola sendiri,” tutupnya.(ana)