Tiap Tahun Ratusan Janda Muda di Berau, Ini Kata Warga

 

TANJUNG REDEB – Dari data yang ada, tiap tahunnya ada ratusan janda muda di Kabupaten Berau. Lantas, bagaimanakah pandangan masyarakat Berau sendiri tentang persoalan ini?

“Saya juga baru tahu kalau jumlahnya sampai ratusan, pasti yang menikah itu masih muda, misal sekitar kurang lebih umur 20 tahunan. Yang miris, kalau dia sudah mempunyai keturunan, dan belum bekerja, pasti beban hidupnya banyak. Nah, cara liciknya ya pasti si cowoknya yang kabur,” ucap salah satu warga, Dani, yang ditemui beraunews.com, Jumat (04/08/2017).

Warga lainnya, Edi, juga mempunyai tanggapan yang serupa mengenai relita yang terjadi ini.

“Kalau kejadian seperti ini, penyebabnya tentu karena konflik internal mereka, tapi yang namanya cewek yang sudah gendong anak baru ditinggal, tentu sangat menjadi beban bagi dia,” ucapnya.

“Bisa saja mungkin karena penyebab hamil duluan, makanya terpaksa menikah, tapi resiko sudah pasti si cowoknya memikirkan biaya. Kurang sanggup biayai ya akhirnya cerai,” ucap warga lainnya, Nelly.

Salah satu warga lain pun berpendapat hal yang senada.

 

“Sungguh mengagetkan ya perkara perceraian segitu banyaknya, penyebabnya sudah pasti mungkin karena pergaulan bebas yang terjadi, akhirnya terpaksa nikah. Tapi karena faktor berpikir yang terlalu minim, akhirnya cerai, padahal yang dari pihak ceweknya sedang mengandung,” ungkap salah satu warga lain, Ruswana.

Angka perceraian yang menembus ratusan tiap tahunnya di Berau, sudah seharusnya menjadi perhatian semua kalangan. Dalam artian tidak memojokkan salah satu pihak, tetapi bagaimana caranya agar angka perkara perceraian di tahun berikutnya dapat ditekan.(bnc)

Wartawan: Miko Gusti Nanda/Editor: R. Amelia