Gaji Anggota Dewan Naik, Netizen : Katanya Defisit, Kok Naik???

TANJUNG REDEB – Disahkannya Perda Hak Administratif dan Keuangan Anggota DPRD Berau, pada Rapat Paripurna, beberapa waktu lalu, mengundang cukup banyak tanggapan netizen. Pasalnya, dengan disahkannya Perda tersebut, gaji anggota DPRD Berau akan naik hingga dua kali lipat.

Melalui berita yang diunggah bnewstv di akun media sosial facebook dengan judul ‘Perda Hak Keuangan Disahkan, Gaji Anggota Dewan Naik Dua Kali Lipat’, beragam komentar netizen meramaikan pasca pengesahan Perda tersebut.

“Bisa diinformasikan kah besaran gaji anggota DPRD?,” tulis akun Irwan Alang bernada tanya.

“Sebelumnya gaji anggota DPRD setingkat Kabupaten Berau besarnya 15 juta rupiah plus tunjangan, tinggal di kalikan aja kalau 2 kali lipat kan,” tulis akun Kang Zuhri.

BACA JUGA : Setelah 12 Tahun, Akhirnya Ada Perubahan Tunjangan DPRD

“Enak ya jadi anggota DPRD. Tolonglah Pemerintah bantu rakyat yang kurang mampu karena di sekitar kita masih banyak yang memerlukan bantuan,” tulis akun Susiana Wati.

“Katanya lagi defisit anggaran tapi kok gaji dewan dinaikkan 2 kali lipat,” tulis akun Achmad Noerfa.

Tak hanya itu, Netizen dengan nama akun Randi Ade Candra, pun turut memberikan komentar bernada kritikan.

“Kalau urusan gaji untuk pejabat cepat ditindaklanjuti. Kalau urusan rakyat entah kapan bisa terealisasi. Contohnya sampai saat ini Kecamatan Biduk-Biduk belum mempunyai badan yang bergerak di bidang penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan. Sehingga sampai saat ini masyarakat Biduk-Biduk masih menerapkan ketiga bidang itu secara konvensional. Jadi selama bertahun-tahun apa yang mereka pertanggungjawabkan untuk Kecamatan Biduk-Biduk. Apakah mereka memberikan data fiktif atau kegiatan atau program fiktif. Legislatif dan eksekutif sama,” tulisnya.

BACA JUGA : Perda Hak Keuangan DPRD Wujud Perhatian Pemerintah Pusat

Senada dengan Akun Randi Candra, netizen dengan nama akun Pa Akbar pun mengkritik lewat komentarnya.

“Ckckckckckck. 30 juta ? Kira sudah sesuaikah kerja dan kemampuan yang dilakukan. Walaupun ada aturan diatasnya yang mengatur, tapi tidak serta-merta kan. Masih banyak aturan-aturan lain juga yang mesti ditindaklanjuti yang berkaitan dengan maslahat rakyat banyak dan jadi prioritas rakyat. Bukan ketebalan kantong duluan yang jadi prioritas. Tapi alhamdulillah bertambah besar gajinya semoga bertambah kinerjanya untuk rakyat bukan untuk partai dan golongan saja. Salam hangat gasan (buat-red) saudaraku Achmad Rijal,” tulisnya.

“Amiiin. Terima kasih sahabat. Masalah kenaikan gaji ataupun tunjangan, itu sudah keputusan Pemerintah lewat Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017, dan disyaratkan harus ditindaklanjuti dengan Peraturan Daerah paling lambat 3 bulan setelah terbitnya PP tersebut. Kalau harapan masyarakat dengan kenaikan tersebut berimplikasi terhadap kenaikan kinerja anggota Anggota DPRD, itu yang ditarget dari PP tersebut. Tolok ukurnya, silahkan masyarakat yang menilai. Toh kami dipilih masyarakat, jika dianggap buruk, silahkan eksekusinya di pemilu berikutnya, begitu juga sebaliknya,” tulis akun Achmad Rijal, yang diketahui merupakan Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: Rita Amelia