Byar Pet Lagi, Ini Tanggapan Warga

TANJUNG REDEB – Adanya pengurangan beban yang kembali dilakukan  PLN dalam 2 hari ini, membuat beberapa warga menjadi sigap mempersiapkan beberapa hal yang memang patut disiapkan sebelum pengurangan beban tiba. Tetapi, tak sedikit juga yang menjadi risih karena adanya byar pet tersebut.

“Jika pengurangan beban atau mati lampunya mempunyai jadwal seperti ini, saya pribadi tidak terlalu risau, karena pasti saya sudah menyiapkan diri untuk hal tersebut, tetapi kalau dari sisi kenyamanan sih pasti bosan juga karena biasanya hawanya panas ketika mati lampu,” ucap salah satu warga, Dhany, yang ditemui beraunews.com, Sabtu (08/07/2017).

Dari jadwal yang diberikan oleh pihak PLN, telah dijelaskan jika pengurangan beban bergilir yang dilaksanakan tersebut, bertujuan untuk pemeliharaan mesin pembangkit dan pemeliharaan jaringan listrik.

“Dari sisi negatif, sudah jelas pasti dirasakan pemilik usaha yang memang banyak memakan daya listrik, seperti warnet atau penjual minuman-minuman yang diblender, pasti ya itu kerugian salah satunya,” ucap warga lain, Ahmad.

“Mungkin ini juga sebagai pemberitahuan untuk kita semua supaya lebih bijak lagi menggunakan listrik, memang semuanya identik dengan penggunaan listrik tetapi tinggal dari diri masing-masing saja, bagaimana menghemat listrik,” ucap warga lain, Nayla.

Jadi, untuk hal semacam ini, perlu kesadaran diri masing-masing untuk dapat menggunakan listrik seperlunya saja, karena jika pemakaian listrik yang berlebihan, tentu dari pihak yang bersangkutan secara otomatis pasti memiliki rencana agar jaringan listrik tetap terjaga, terkendali dan stabil.(bnc)

Wartawan: Miko Gusti Nanda/Editor: R. Amelia