Jalur KM 20 Berau-Bulungan Kembali Rusak, Antrean Kendaraan Capai 2 KM

GUNUNG TABUR – Rusaknya badan jalan di Kilometer 20 dari arah Berau menuju Kabupaten Bulungan mengakibatkan kemacetan panjang. Kemacetan sendiri diperkirakan mencapai 2 kilometer dari arah Bulungan menuju Berau, maupun arah sebaliknya. Bahkan, kemacetan ini terjadi sejak Sabtu (31/12/2016) sere kemarin.

Menurut keterangan salah seorang pengendara yang berdomisili di Kabupaten Bulungan, David Gunawan (39), sebelumnya ia hendak berlibur ke Kabupaten Berau dari Bulungan, namun karena jalan rusak parah dan sudah 5 jam lebih menunggu giliran untuk melintas, maka ia bersama keluarganya terpaksa membatalkan diri berlibur ke Berau.

BACA JUGA : Akibat Cuaca Buruk, Jalan Berau-Bulungan Kembali Longsor

"Di lokasi tersebut juga ada truk pengangkut buah sawit yang ambles, jadi harus bergantian melintas. Sudah 5 jam lebih nunggu giliran belum juga bisa melintas, makanya kami dan banyak kendaraan lainnya kembali ke Bulungan. Untung saja kami bawa bekal di mobil, kalau tidak bisa kelaparan," ungkapnya saat menghubungi beraunews.com, Minggu (01/01/2016) sekitar pukul 14.30 Wita.

 

Selain itu yang paling disayangkannya, tidak adanya penanganan dari instansi atau pihak terkait, sehingga antrean panjang terjadi di lokasi tersebut. Menurutnya, dengan kondisi badan jalan yang seperti ini, apa lagi cuaca yang kerap hujan, ada alat berat yang ditempatkan di lokasi itu, agar bisa menangani langsung saat terjadi longsor, sehingga tidak membuat pengguna jalan antre lama.

"Kalau dari arah Berau enak saja, karena posisi turunan. Tapi, kalau dari arah Bulungan itu tanjakan dan itu juga yang bahaya. Makanya, tidak adanya petugas dan alat berat yang stay di lokasi sangat kami sayangkan," terangnya.

 

Ia berharap adanya langkah atau respon cepat dari Pemerintah Daerah melalui instansi terkait, sehingga permasalahan seperti yang terjadi saat ini bisa segera diatasi.

BACA JUGA : BPJN 12 Tangani Jalan Kaltim dan Kaltara

"Pemkab Berau harusnya turun tangan melihat kondisi ini, agar bisa segera selesai permasalahannya. Meskipun kita memahami ini jalan nasional, tapi setidaknya daerah tetap harus peduli,” pungkasnya.

 

Untuk diketahui, ruas jalan Berau-Bulungan merupakan jalan nasional. Sejak pertengahan November 2016 lalu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membentuk Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) 12 yang berkedudukan di Balikpapan. Balai ini akan menangani ruas jalan nasional yang berada di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara).(Dedy Warseto)