Satu Keluarga di Kampung Tembudan Kena Teror, Kejadian Aneh Pun Terjadi

 

BATU PUTIH – Salah satu keluarga yang tinggal di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih beberapa hari terakhir mendapat pesan singkat bernada ancaman. Tidak diketahui siapa oknum yang melakukan ini, namun pesan singkat yang selalu dikirim dengan nomor handphone yang berbeda-beda itu dikirim hampir ke semua anggota keluarga.

Korban, Hendra mengatakan, jika pesan singkat bernada ancaman untuk mencelakai keluarganya ini bukan kali pertama dirasakannya. Beberapa bulan lalu pun, pihaknya bersama keluarga kerap mendapat pesan yang sama dengan ancaman jika ada benda-benda mistis disimpan di sekitar rumahnya.

"Beberapa hari terakhir banyak SMS masuk yang berisi teror untuk mencelakakan keluarga saya, bukan hanya kepada mertua saya, tapi juga ipar-ipar saya," ungkapnya kepada beraunews.com, Jumat (30/12/2016).

Dikatakannya, beberapa pekan lalu pun pernah kejadian tiba-tiba ada seekor ular hitam muncul di dekat kaki istrinya. Saat itu, istrinya tengah duduk di teras dapur dan jarak sekitar 15 sampai 20 centimeter muncul ular tersebut.

"Ular itu panjangnya sekitar 1 meter. Anehnya, 30 menit setelah ular tersebut hilang, kembali masuk pesan singkat jika ular tersebut merupakan kiriman dari si pengirim SMS tersebut," tambahnya.

Lebih jauh dikatakannya, hari ini, Jumat (30/12/2016), ia dan keluarganya sempat mendatangi dukun atau paranormal untuk menjelaskan kejadian yang ada. Saat melakukan pengecekan, paranormal tersebut menemukan dua bungkusan aneh di sekitar rumahnya.

"Tadi sore sekitar pukul 16.00 Wita, istri saya membawa anak saya ke paranormal tersebut dan percaya tidak percaya, ada ditemukan 2 buah bambu yang sudah diraut kecil dan runcing dengan besar sekitar kelingking orang dewasa," tambahnya.

Sekitar pukul 19.00 Wita pesan singkat kembali masuk ke salah satu handphone keluarganya dengan nada ancaman jika pelaku akan mengirim seribu jarum dan jika pelaku tidak menemukan keluarganya yang tinggal di kebun, maka keluarga yang ada di Lenggo Kampung Tembudan akan dicelakai.

"Kalau menurut saya, ini ada indikasi kecemburuan sosial dengan keluarga kami. Beberapa bulan lalu ini pun berkah terjadi, dan sebelum ada kejadian aneh, selalu ada SMS yang masuk terlebih dahulu seolah memberitahukan dulu," pungkasnya.(Dedy Warseto)