Liputan Haji 2016 (Bagian 10) : Jamaah Haji Berau Tuntas Laksanakan Tawaf Wada

 

MAKKAH – Jamaah haji Berau akhirnya selesai melaksanakan salah satu rangkaian ibadah haji, yakni tawaf wada (tawaf perpisahan), Minggu (25/9/2016) pukul 09.00 waktu setempat. Hal ini berarti, seluruh jamaah haji tidak diperkenankan untuk kembali melaksanakan aktivitas di Masjidil Haram bagi yang berhaji.

Dalam pelaksanaan Tawaf wada, jamaah haji Berau dibimbing H. Arsyad selaku Mutowwif yang bermukim di Tanah Haram. Informasi ini diterima beraunews.com melalui pendamping jamaah haji Berau, Ustad Jul Amri, Senin (26/9/2016).

Dikatakannya tawaf tersebut sangat berbeda dengan tawaf sebelumnya, sebab suasana pelaksanaan tawaf tersebut lebih dominan dengan suasana haru dan kesedihan yang tampak jelas diwajah para jamaah haji Berau.

“Rasa sedih bercampur haru dan bahagia menyelimuti jamaah haji Berau karena harus meninggalkan Masjidil Haram yang serasa baru saja didatangi. Belum cukup puas rasanya untuk beribadah didalamnya, waktu yang sempit, jamaah yang banyak dan berdesakan, ditambah lagi bus shalawat yang penuh sesak oleh penumpang dari jamaah haji seluruh dunia,” ungkapnya.

 

Kesedihan jamaah haji tersebut bukan tanpa alasan, hampir seluruh jamaah haji merasa sedih apakah mereka dapat kembali lagi ke tanah suci tersebut dimasa yang akan datang.
 
Dalam doa yang dipanjatkan setelah tawaf, para jamaah mengungkapkan doa yang hampir sama, yaitu memohon kebaikan untuk pribadi, keluarga, anak, cucu, handai taulan dan memohon kepada Allah SWT agar diperkenankan kembali menziarahi Rumah-Nya.
 
“Setelah salat asar kloter 12 BPN mengendarai 7 bus yang disiapkan oleh PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji) Arab Saudi dan bertolak menuju Kota Nabi Madinah Al-Munawwarah untuk melaksanakan salat Arba'in (40 waktu) yang dimulai setelah tiba di Madinah,” ujarnya.
 
Adapun kondisi cuaca yang saat ini menyelimuti Kota Madinah berkisar antara 50 hingga 54 derajat celcius, sehingga seluruh jamaah haji diharapkan untuk menjaga kesehatan.(Marta)