Liputan Haji 2016 (Bagian 5) : Fasilitas Ibadah Puncak Memuaskan

 

MAKKAH – Untuk menjaga kondisi tubuh menghadapi ibadah puncak, wukuf dan lontar jamarat, jamaah haji diminta memanfaatkan waktu beristirahat dengan maksimal. Pasalnya, sejak tanggal 6 September lalu, bus shalawat yang biasa mengantar jamaah haji yang berada disetiap pemondokan, sudah di stop. Sehingga seluruh jamaah haji sudah tidak melakukan salat wajib dan sunnah di Masjidil Haram.

“Sekarang jamaah haji melaksanakan salat wajib dan sunnah di mushola pemondokan masing-masing, tapi ada juga beberapa orang yang memaksakan diri dengan berjalan kaki untuk berangkat ke Masjidil Haram,” ungkap Ustad Jul Amri, pendamping rombongan jamaah haji Berau, Kamis (8/9/2016).

 

Meski bus pengangkut rombongan jamaah haji sudah berhenti beroperasi, namun untuk mobil taxi menuju Masjidil Haram masih beroperasi di tengah kondisi jalan raya di Mekkah yang saat ini cukup padat.

“Sebagian besar arah ke haram macet, jalanan padat sekali. Mendekati ibadah puncak ini cukup padat juga kegiatan jamaah haji,” katanya.

Selain itu, usai melaksanakan peninjauan ke lokasi Armina, yakni tempat dilaksanakannya ibadah wukuf dan pelontaran jamarat, diketahui lokasi tersebut cukup strategis dengan fasilitas yang memuaskan.

 

“Tiga hari yang lalu beberapa orang dari jamaah haji Berau, rombongan keloter 12 meninjau lokasi Armina yang dibawa oleh pengurus maktab 48 menggunakan bus. Alhamdulillah lokasi yang di Arafah dekat dengan toilet dan tidak jauh dari jalan raya. Sedangkan tempat yang di Mina tidak jauh berbeda, bahkan dilengkapi AC dan dekat dengan dapur, klinik, dan kantor maktab,” jelasnya.

Usai meninjau lokasi Armina rombongan juga langsung dibawa ke kantor maktab untuk qur'ah pengundian keberangkatan dengan bus dari semua kloter beberapa daerah di maktab 48. Sedangkan kemarin sore, Rabu (7/9/2016), seluruh jamaah haji kloter 12 diprakarsai jamaah haji Berau berkumpul di musholla Lantai H Hotel Arkan Bakkah, untuk diberi pembekalan dari tim kesehatan dan tim pembimbing ibadah haji serta ketua kloter 12 yang memberikan pembagian bus untuk keberangkatan ke Armina serta bimbingan manasik haji.

 

“Kami sangat memohon keluarga dan khususnya masyarakat di Berau selalu memberikan doa untuk kelancaran dan keselamatan seluruh jamaah haji dalam melaksanakan panggilan Allah SWT,” tandasnya.(Marta)