Liputan Haji 2016 (Bagian 4) : Antisipasi Tragedi Mina, Pemerintah Saudi Arabia Gelar Sosialisasi Wukuf Dan Lontar Jamarat

MAKKAH – Untuk menghindari terulangnya tragedi Mina, yang memakan ribuan korban jiwa saat hendak melakukan rangkaian ibadah haji wukuf dan pelontaran jamarat, Kementerian Saudi Arabia mengharapkan kepada seluruh pengurus haji, untuk mematuhi segala peraturan dan tata tertib wukuf dan pelontaran jamarat di Armina (Arafah, Mudzdalifah, Mina).

Sebagai bentuk antisipasi hal buruk tersebut agar tidak terjadi lagi, Kementerian Haji Saudi Arabia menggelar sosialisasi kepada seluruh komponen pengurus haji di lobi Hotel Arkan Bakkah Mahbas Jin, Makkah, Jum’at (2/9/2016) lalu.

Peserta sosialisasi tersebut terdiri dari Tim Pembimbing Haji Indonesia (TPHI), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD), Tim Pendamping Kesehatan Haji Daerah (TKHD), Seluruh Ketua Rombongan (Karom), dan Seluruh Ketua Regu (Karu) Kloter 12 BPN.

Adapun hal-hal penting yang perlu menjadi catatan bagi seluruh peserta sosialisasi antara lain mematuhi jadwal waktu pelontaran dengan pengelompokan yang sudah ditetapkan, tidak membawa anak kecil dan barang berharga ketika pergi ke pelontaran jamarat. Selain itu, jamaah haji juga boleh mewakilkan bagi jamaah haji yang sudah lanjut usia atau yang sedang sakit untuk melakukan pelontaran jamarat.

“Jamaah haji juga diminta untuk tetap tinggal di Masy'aril Haram Mina sampai tanggal 13 Dzulhijjah sesuai dengan sunnah (tuntunan) Rasulullah SAW demi mendapat pahala yang lebih besar, dan menunda pergi ke Masjidil Haram sampai setelah hari-hari tasyriq,” ungkap Ustad Jul Amri, pendamping rombongan jamaah haji kontingen Berau, kepada beraunews.com, melalui sambungan Whatsapp, baru-baru ini.

Sementara itu, Kementerian Haji Saudi Arabia akan mengajak seluruh pengurus kloter jamaah haji untuk meninjau langsung lokasi Armina, tempat dilaksanakannya ibadah wukuf dan pelontaran jamarat, pada Senin (5/9/2016) sore hari ini waktu setempat.

“Semoga para jamaah haji Berau bisa menjalankan wukuf dan pelontaran di Armina dengan baik sesuai petunjuk jadwal yang telah ditetapkan. Kami juga meminta agar seluruh masyarakat Berau mendo’akan seluruh jamaah haji khususnya Berau agar selalu dalam lindungan-Nya, Amin,” tutupnya.(Marta)