Kartini : Jangan Lemah Kalau Tidak Mau Tersingkirkan Kerasnya Kehidupan

 

TANJUNG REDEB – Hari Perempuan Sedunia (HPS) yang jatuh setiap 8 Maret, menjadi momentum para perempuan di dunia mengungkapkan segala harapan dan keinginannya terhadap keterlibatan perempuan dalam segala sisi kehidupan. Hal ini banyak dilakukan masyarakat khususnya dari kalangan perempuan di seluruh Indonesia.

Tak hanya di kota-kota besar saja, antusiasme memperingati HPS dengan mengungkapkan harapan dan keinginannya, juga dilakukan perempuan di Berau. Seperti yang diungkapkan Kartini, seorang ibu rumah tangga sekaligus pedagang makanan ringan yang kerap menawarkan dagangannya di Taman Cendana, Jalan APT Pranoto, Tanjung Redeb.

Kepada beraunews.com, perempuan berusia 46 tahun ini mengaku tidak begitu mengetahui perihal peringatan tersebut, namun ada beberapa hal yang kemudian disampaikannya sebagai bentuk harapan dan keinginannya sebagai seorang perempuan.

"Saya memang tidak tahu menahu ini hari perempuan sedunia, kalau mbak-mbak ini tidak menanyakan hal ini kepada saya. Tapi, memang sebagai perempuan yang berjuang dalam kehidupan ini, saya mungkin juga boleh menyampaikan keinginan dan harapan saya di hari perempuan sedunia ini. Khususnya untuk diri saya sendiri dan keluarga," ungkapnya, Rabu (08/03/2017).

Sebagai seorang ibu rumah tangga sekaligus menjadi tulang punggung keluarga, ia mengatakan tidak begitu terbebani dengan pekerjaannya saat ini, sebab semua dilakukan demi memenuhi kebutuhan hidup, dan tidak membebani anak-anaknya yang kini telah masing-masing berkeluarga.

"Jadi perempuan jangan lemah. Karena kalau lemah kita akan tersingkirkan oleh kehidupan yang keras. Saya berjualan seperti ini memang karena hati nurani saya ingin bekerja sendiri, apapun pekerjaan saya selama masih halal maka saya akan lakukan. Harusnya perempuan memang seperti ini," katanya.

Selain itu, di HPS ini juga, ia berharap agar derajat perempuan di mata dunia dapat lebih tinggi dan terus dihormati. Terkait dengan pekerjaannya saat ini, ia berharap ke depan akan terus dapat menjadi perempuan hebat yang mampu mengerjakan pekerjaan apapun demi mencukupi nafkah keluarga.

"Semoga semua perempuan yang ada di Indonesia, khususnya Berau, dapat terus menjadi perempuan mandiri yang tidak pantang menyerah dengan keadaan. Apapun pekerjaannya, selama masih halal jangan pernah malu menjalaninya. Sebab perempuan akan menjadi sangat hebat ketika dia mampu mandiri," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia