2017, Target Penurunan Luas Kebakaran Hutan 10 Persen

JAKARTA – Target pengendalian kebakaran hutan dan lahan gambut dan non gambut (mineral) untuk Pulau Sumatera dan Kalimantan tahun 2017 sebesar 10 persen dari batas toleransi maksimum luas kebakaran lahan gambut dan non gambut, yakni dari 2.309.803 hektar menjadi 2.078.822,70 hektar.

Hal itu dikatakan Nur Masripatin, Dirjen Pengendalian Perubahan Hukum, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dalam presentasinya di acara Workshop Identifikasi Potensi Bencana Daerah Rawan Bencana di Hotel Santika Premiere, Jakarta, Selasa (9/8/2016) sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman resmi kemendesa.go.id.

Acara yang diselenggarakan Direktorat Penanganan Daerah Rawan Bencana (PDRB), Kemendesa ini berlangsung pada 8-10 Agustus 2016.

Ditambahkan oleh Nur, sedangkan target penurunan luas kebakaran tahun 2017 di luar Pulau Sumatera dan Kalimantan juga sebesar 10 persen dari batas toleransi maksimum luas kebakaran lahan gambut dan non gambut, yakni dari sebesar 800.629 hektar menjadi 720.566,10 hektar.

Menurut Nur, untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan, dilakukan sejumlah langkah. Yakni, patroli terpadu bersama masyarakat, sistem deteksi dan peringatan dini, kampanye serta peningkatan kapasitas. Juga, pembentukan regu brigade pengendalian kebakaran hutan/lahan pada KPH.

Sedangkan, pasca kebakaran hutan, dilakukan pengumpulan data dan informasi, penegakan hukum dengan pendekatan sistem multidoor dan rehabilitasi. (ardan ardiansyah/pdtu/bnc).