Masyarakat Diimbau Waspada Flu Singapura

SAMARINDA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi penyebaran penyakit flu Singapura pada musim panas dan pancaroba atau saat peralihan musim hujan ke musim kemarau.

"Saat ini kami belum mengetahui persis sejauh mana penyakit ini menyebar di Kaltim. Namun, dengan kondisi musim saat ini, kami meminta kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap penyakit ini," kata Kepala Dinkes Kaltim Rini Retno Suksesi di Samarinda pada Jum’at (12/8/2016) sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman resmi kaltimprov.go.id.

Rini menjelaskan, penyakit flu Singapura ini kerap menyerang anak-anak yang berusia di bawah 10 tahun dengan penyebaran penularan yang cukup cepat, terutama terhadap anak-anak seusianya.

Ciri-ciri penyakit ini diawali dengan gejala seperti flu biasa, demam, sakit tenggorokan, badan tidak nyaman, sariawan dan luka pada gusi. Selain itu akan muncul ruam atau bintik merah di telapak kaki dan tangan si penderita.

“Penyakit yang disebabkan virus ini memiliki gejala mirip flu biasa. Namun, muncul ruam seperti cacar air di telapak tangan dan kaki," katanya.

Rini menambahkan bahwa meski tidak termasuk penyakit berbahaya. Namun, jika terjadi komplikasi, flu Singapura bisa mengarah ke penyakit yang lebih berat.

"Cara mencegah penyakit ini diantaranya dengan sering mencuci tangan dengan sabun dari air mengalir terutama setelah mengganti popok dan menggunakan toilet serta sering membersihkan benda yang sering disentuh anak. Yang jelas, masyarakat sudah seharusnya untuk membiasakan pola hidup sehat dan bersih," tutupnya. (rus/sul/humasprov/bnc)