Deputi Bidang Kemaritiman, Dorong Pembangunan Pulau-Pulau Kecil Terluar

JAKARTA – Menindaklanjuti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 62/2010 tentang Pemanfaatan Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT) dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 2/2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, Deputi Bidang Kemaritiman Sekretaris Kabinet (Seskab), Ratih Nurdiati akan mendorong pembangunan PPKT di tanah air.

"Sesuai dengan butir ke-3 Nawa Cita pemerintahan Presiden Joko Widodo, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan,” ungkap Ratih saat memimpin rapat mengenai pemantauan pembangunan PPKT, di lantai III Gedung III Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Jakarta, Jumat (5/8/2016) pagi, sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman setkab.go.id.

Dikatakan Ratih, sesuai Perpres Nomor 78/2005 terdapat 92 PPKT dengan luas lebih kurang 2.000 kilometer persegi, yang menjadi fokus pengelolaan secara terpadu agar potensinya bisa dikembangkan dan dimanfaatkan untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ratih menekankan ada tiga pendekatan dalam pembangunan PPKT yang harus mendapatkan perhatian, seperti pertahanan keamanan, pelestarian lingkungan dan kesejehtaraan.

"Perpres Nomor 25/2015, Sekretariat Kabinet memiliki tugas dan fungsi mengawasi pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah, termasuk pembangunan untuk PPKT itu,” jelasnya.

Ratih meminta agar fungsi pengawasan tidak diartikan secara negatif, karena pengawasan itu sesungguhnya dimaksudkan untuk mendorong agar pembangunan PPKT bisa lebih cepat, lebih tepat, sesuai Nawa Cita pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Peserta yang hadir seperti pejabat eselon I, II, dan III di lingkungan Seskab itu akhirnya sepakat untuk mengedepankan pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 9/2015 tentang Pengelolaan Komunikasi Publik, dengan menggencarkan informasi mengenai perkembangan pembangunan PPKT. Pada tahap awal disepakati informasi mengenai Pulau Enggano di Bengkulu akan dijadikan sebagai pilot project untuk disebarkan secara luas.

Rapat tersebut dihadiri juga oleh Staf Ahli Seskab Bidang Komunikasi, Wasit Saronto, Asisten Deputi Bidang Humas dan Protokol Kedeputian DKK, Seskab Alfurkon Setiawan, para Asisten Deputi di lingkungan Kedeputian Kemaritiman dan Kepala Pusdatin, Suwanto.(es/jay/dws)