Dilarang Sakit, Calon Haji Berangkat Agustus

TANJUNG REDEB – Persiapan keberangkatan rombongan calon jamaah haji Kabupaten Berau tahun 2016 atau musim 1437 H, yang akan dilaksanakan bulan Agustus mendatang, sudah hampir rampung. Kesiapan fisik dan mental merupakan syarat mutlak yang selalu diingatkan panitia.

Hal itu disampaikan Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Berau, Ambotang saat diwawancarai beraunews.com, Minggu (31/7/2016). Dikatakannya, tahun ini dari 111 orang kuota jamaah haji, yang positif diberangkatkan ada 109 calon jamaah haji. Calon jamaah tersebut akan diberangkatkan ke Balikpapan pada 25 Agustus, dan diteruskan ke Kota Jeddah, Mekkah, pada 26 Agustus. Sementara, 2 orang calon jamaah tak dapat diberangkatkan.

“Setelah diperiksa kesehatannya oleh Dinas Kesehatan Berau, ada satu orang yang sakit dan tidak bisa mengikuti keberangkatan pada tahun ini. Ada juga yang meninggal dunia,” ujarnya.

Adapun usia tertua calon jamaah haji yang ikut serta dalam keberangkatan, yakni sekitar 80 tahun. Meski begitu, kondisi kesehatan tetap diprioritaskan. Selain itu, salah satu yang menjadi kendala pihaknya dalam proses keberangkatan jamaah, yakni adanya calon jamaah haji yang tiba-tiba sakit atau pun meninggal dunia, sementara paspor dan segala administrasi sudah diurus.

“Kalau kendala sebenarnya tidak banyak, hanya saja kalau ada yang mendadak harus dibatalkan karena sebab-sebab tertentu saja, terutama akibat sakit,” katanya.

Sebelum melakukan keberangkatan ke tanah suci, pihaknya bersama dengan rombongan calon jamaah haji akan melakukan manasik haji pada 6-7 Agustus. Hal itu dilakukan untuk memberikan penjelasan kepada calon jamaah haji tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji, mulai dari rukun, persyaratan, wajib hingga sunnah dalam haji ataupun segala yang tidak diperbolehkan selama melakukan ibadah haji.

“Supaya para calon jamaah haji bisa belajar juga bagaimana caranya tawaf, sa’i, wukuf, lempar jumrah, dan pelaksanaan ibadah lainnya. Semua akan dibuat mirip dengan kondisi saat berada di tanah suci nanti,” jelasnya.

Ia juga berharap pelaksanaan ibadah haji tahun ini bisa berjalan lancar sebagaimana mestinya. Tidak ada lagi calon jamaah haji yang jatuh sakit dan harus membatalkan keberangkatan.

“Semua harus menjaga kesehatannya, supaya niat untuk menunaikan ibadah haji tahun ini bisa terlaksana,” harapnya.(mta)