15 Ormas Islam Berau Bersatu Dalam BKMB

 

TANJUNG REDEB – 15 pimpinan ormas Islam berinisiatif membentuk Badan Koordinasi Mubaligh/Mubalighoh Berau (BKMB). BKMB dibentuk guna memberikan wadah bagi para Mubaligh/Mubalighoh dalam melakukan aksi solidaritas maupun syiar agama Islam. Hal itu disampaikan Ketua BKMB, Yusri kepada beraunews.com, Selasa (10/04/2018).

Dikatakannya, selain dibentuk untuk memberikan pencerahan kepada sesama umat Islam dan sesama warga dalam berbangsa dan bernegara, BKMB juga sebagai media menjalin ukhuwah (sesama muslim hakikatnya bersaudara) sesama ormas Islam tanpa melihat sudut perbedaan lagi.

“Hal itu sesuai dengan semboyan yang BKMB yaitu Menjalin Ukhuwah, Satukan Umat, Berau Berkah dan Sejahtera,” ujarnya.

BKMB diharapkan Yusri, dapat menjadi penyatu bagi masyarakat Berau agar tidak mudah terpecah belah, sehingga segala perbedaan yang ada menjadi berkah dan rahmat.

“Semoga kehadiran BKMB ini mampu memberikan kontribusi untuk mempersatukan umat di Kabupaten Berau dan ketika sudah terbentuk persatuan umat, maka diharapkan mampu mewujudkan Berau yang lebih sejahtera” imbuhnya.

Terkait legalitas pembentukan BKMB, Yusri mengatakan, BKMB sudah terbentuk sejak dua bulan yang lalu di Rumah Jabatan Bupati Berau. Untik perizinan, semua sedang dalam proses, dan saat ini sudah di Kementerian Agama Kabupaten Berau. Sedangkan untuk sekretariat BKMB, saat ini masih satu atap bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Berau.

“Sekretariat kami di Jalan Langsat, tepatnya masih bersama MUI. Sementara 15 ormas Islam yang tergabung dalam BKMB terdiri dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Muhammadiyah, Nahdlatul 'Ulama (NU), Nahdlatul Wathan (NW), Ikatan Dai Indonesia (IKADI), Yayasan Ash-Shohwah, Mualaf Center Indonesia (MCI), Front Pembela Islam (FPI), Wahdah Islamiyah, Hidayatullah, Ibaturrohman, Berau Tahfidz Qur’an (BTQ), Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP), serta Qur’anic Healing Indonesia (QHI),” tandasnya.(Miko Gusti Nanda/bnc)