Persekusi Terhadap Penceramah Jangan Terulang Kembali

 

JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menanggapi ramainya isu persekusi yang dilakukan terhadap Ustaz Somad di Bali beberapa waktu lalu. Menurutnya, hal tersebut tidak boleh terulang lagi, dan lebih baik menyerahkannya kepada aparat hukum, mengingat masalah SARA merupakan masalah yang sangat sensitif, sehingga masyarakat diminta bertindak hati-hati dan tidak termakan hoax.

“Penganut agama manapun dari pihak manapun itu, tidak boleh berlaku demikian. Karena ini bisa memicu potensi konflik yang besar, dan ini pasti seperti di Bali itu ada berita-berita palsunya, ada hoax, ada provokasinya yang menimbulkan kesalahpahaman. Saya kira kalau bisa diredam ya diredam. Tetapi jangan sampai terulang kembali, lebih bagus dalam persoalan-persoalan tertentu kita serahkan kepada aparat penegak hukum, jangan melakukan penghakiman sendiri,” ucapnya di Ruang Pimpinan DPR RI Senayan, Jakarta. Rabu (13/12/2017) sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman dpr.go.id.

Fadli juga berharap langkah proaktif aparat penegak hukum dalam mengantisipasi persoalan tersebut. Salah satunya dengan mencekal berita-berita palsu atau hoax yang kerap disebarkan melalui jejaring media sosial dan instant messenger lainnya. Sehingga hal demikian, tidak berlarut-larut kesalahpahamannya.

“Misalnya ketika terjadi beredarnya berita-berita melalui WAG (Whatsapp Grop), yang tidak benar, mungkin bisa diantisipasi, sehingga beredarnya tidak luas dan menimbulkan komplikasi. Karena kalau beritanya itu sudah provokatif dan salah, orang salah paham dan kesalahpahaman itu bisa menjadi bola salju. Jadi harusnya bisa dicegah sejak dini ketika berita-berita itu masih bersifat rumor ,” ungkapnya.

Sebelumnya ramai diberitakan, bahwa safari dakwah Ustaz Abdul Somad di Bali sempat diwarnai protes dari ormas local. Meski begitu, dakwah Ustaz Somad di Denpasar tetap berlangsung dengan aman. Informasi yang beredar, Ustaz Somad sempat diprotes kehadirannya di Pulau Dewata oleh ormas yang tergabung dalam Komponen Rakyat Bali (KRB).(ndy,mp/bnc)