Setelah UU Desa, Pembangunan Merata Ke Seluruh Indonesia

 

NUSA TENGGARA BARAT – Wakil Ketua DPR RI Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Fahri Hamzah sangat bersyukur setelah UU Desa diberlakukan pada masa Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, pembangunan bisa menjalar ke seluruh Indonesia. Bahkan, pipa-pipa pembangunan telah menjalar ke 75 ribu desa yang ada di seluruh Indonesia.

"Di kabupaten Sumbawa dan NTB pada umumnya, 1,7 sampai 2,5 miliar dana desa mengalir ke seluruh desa yang ada di Prosinsi NTB ini," kata Fahri saat menyampaikan sambutannya pada acara HUT ke-14 Kabupaten Sumbawa Barat di Nusa Tenggara Barat, Minggu (19/11/2017) kemarin sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman dpr.go.id.

Fahri mengatakan, DPR akan terus menuntut Pemerintah Pusat agar mau melakukan pemekaran. Karena DPR telah siap membahas seluruh agenda daerah otonomi baru. Apalagi, Komisi II dan Pimpinan DPR secara umum sudah menginginkan ini.

"Karena dengan memekarkan daerah, masyakarat tidak meminta uang tetapi meminta kewenangan untuk mengurus dirinya sendiri. Dan ini yang terjadi di Sumbawa Barat, dan alhamdulillah dengan ikhtiar pemekaran 14 tahun yang lalu, maka pada hari ini kita menyaksikan pertumbuhan yang luar biasa," ucapnya.

Bahkan, lanjut Fahi lagi, perkembangan Kabupaten Sumbawa Barat telah melampaui indeks pembangunan manusia yang paling tinggi diantara kabupaten dan kota yang ada di seluruh Nusa Tenggara Barat ini.

"Mudah-mudahan ini bisa mempercepat, tidak saja Kabupaten Sumbawa Barat tetapi seluruh NTB dan juga seluruh Indonesia keluar dari garis keminskinan menjadi negara yang tangguh dan kuat karena desa nya kuat diisi oleh masyarakat yang kuat dan berdaulat," harapnya.(sc/bnc)