Tuntut Pemerintah Soal Kelayakan Pembangunan

SAMARINDA – Ketua Fraksi Hanura DPRD Kaltim, Herwan Susanto mengimbau kepada seluruh masyarakat Kaltim agar menuntut pemerintah soal kelayakan pembangunan dengan berkualitas tinggi. Ia berharap masyarakat jeli terhadap pembangunan dengan tidak mudah menerima hasil pembangunan dengan kualitas rendah.

Seperti sejumlah pembangunan infrakstruktur jalan yang selalu saja usianya tidak lebih dari enam bulan sudah tidak layak, bangunan gedung atau jembatan yang retak bahkan ambruk sebelum dipakai masyarakat. Begitu juga dengan masalah, listrik yang selalu byar-pet dengan berjuta alibi, lembaga pendidikan yang jauh dari kelayakan, atau lembaga kesehatan yang kurang layak, sehingga kurang mampu memberikan pelayanan seperti diharapkan masyarakat.
 
“Bila pembangunan bisa dilaksanakan efektif dan efisien, pasti pembangunan di Kaltim ini tidak lagi seolah-olah berjalan di tempat, melainkan perbaikan dan kemajuan terwujud secara lebih signifikan. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat Kaltim bisa tercapai dalam waktu lebih cepat,” urai anggota Komisi III DPRD Kaltim ini sebagaimana dikutip beraunews.com dari laman dprd-kaltimprov.go.id, Kamis (14/09/2017).
 
Kritik pedas pun dilontarkan terhadap banyaknya proyek multiyears contract yang pengerjaannya tidak sesuai terget. Pemerintah mengenai hal ini harus dapat menata kembali proyek tersebut, mengingat anggaran yang digelontorkan menelan pembiayaan yang terbilang sangat besar.
 
Pemerintah bersama pihak ketiga sebagai pelaksana pembangunan, hendaknya dituntut segera memperbaiki sikap dan niat dalam melaksanakan pembangunan yang selama ini mengabaikan kualitas pembangunan.
 
“Dampak yang ditimbulkan pun begitu luar biasa, terutama jika tidak melalui proses serta mekanisme perincian matang di dalam pengerjaannya. Imbasnya tentu kepada seluruh rakyat Kaltim,” tutup Herwan.(hms6/*bnc)